<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>

<channel>
	<title>wanabeauty's Blog</title>
	<atom:link href="http://wanabeauty.wordpress.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://wanabeauty.wordpress.com</link>
	<description>Just another WordPress.com weblog</description>
	<lastBuildDate>Tue, 28 Jul 2009 06:26:46 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
<cloud domain='wanabeauty.wordpress.com' port='80' path='/?rsscloud=notify' registerProcedure='' protocol='http-post' />
<image>
		<url>http://s2.wp.com/i/buttonw-com.png</url>
		<title>wanabeauty's Blog</title>
		<link>http://wanabeauty.wordpress.com</link>
	</image>
	<atom:link rel="search" type="application/opensearchdescription+xml" href="http://wanabeauty.wordpress.com/osd.xml" title="wanabeauty&#039;s Blog" />
	<atom:link rel='hub' href='http://wanabeauty.wordpress.com/?pushpress=hub'/>
		<item>
		<title>Analisis Perancangan Sistem Informasi</title>
		<link>http://wanabeauty.wordpress.com/2009/07/24/analisis-perancangan-sia/</link>
		<comments>http://wanabeauty.wordpress.com/2009/07/24/analisis-perancangan-sia/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 24 Jul 2009 15:19:18 +0000</pubDate>
		<dc:creator>wanabeauty</dc:creator>
				<category><![CDATA[Analisis Perancangan SIA]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://wanabeauty.wordpress.com/?p=105</guid>
		<description><![CDATA[Mata kuliah ini memberikan mahasiswa tentang konsep informasi dan sistem informasi serta perannya dalam proses kontrol, pengambilan keputusan dan operasi serta manajemen sistem pada umumnya dan sistem manufaktur secara khusus. Analisis sistem (existing), analisis kebutuhan sistem yang akan dirancang, serta perancangan sistem dengan menggunakan beberapa metode yang umum dipakai (Structured design and object oriented design). [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=wanabeauty.wordpress.com&amp;blog=5901222&amp;post=105&amp;subd=wanabeauty&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<ul>
<li>
<div>
<div>
<div style="text-align:justify;">Mata kuliah ini memberikan mahasiswa tentang konsep informasi dan sistem informasi serta perannya dalam proses kontrol, pengambilan keputusan dan operasi serta manajemen sistem pada umumnya dan sistem manufaktur secara khusus. Analisis sistem <span style="font-style:italic;">(existing)</span>, analisis kebutuhan sistem yang akan dirancang, serta perancangan sistem dengan menggunakan beberapa metode yang umum dipakai <span style="font-style:italic;">(Structured design and object oriented design)</span>. Arsitektur informasi dan proses implementasi sistem informasi <strong><br />
</strong></div>
</div>
</div>
</li>
</ul>
<p><strong> </strong><a href="http://www.ziddu.com/download/5755103/handout-7.pdf.html" target="_blank">Materi selengkapnya dapat</a><strong><a href="http://www.ziddu.com/download/5755103/handout-7.pdf.html" target="_blank"> di Download disini.</a></strong></p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/wanabeauty.wordpress.com/105/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/wanabeauty.wordpress.com/105/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/wanabeauty.wordpress.com/105/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/wanabeauty.wordpress.com/105/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/wanabeauty.wordpress.com/105/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/wanabeauty.wordpress.com/105/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/wanabeauty.wordpress.com/105/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/wanabeauty.wordpress.com/105/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/wanabeauty.wordpress.com/105/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/wanabeauty.wordpress.com/105/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/wanabeauty.wordpress.com/105/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/wanabeauty.wordpress.com/105/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/wanabeauty.wordpress.com/105/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/wanabeauty.wordpress.com/105/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=wanabeauty.wordpress.com&amp;blog=5901222&amp;post=105&amp;subd=wanabeauty&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://wanabeauty.wordpress.com/2009/07/24/analisis-perancangan-sia/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/ef9329ce62dff5a1d31d5c1803a9e8b7?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">wanabeauty</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>E-COMMERCE</title>
		<link>http://wanabeauty.wordpress.com/2009/07/19/e-commerce/</link>
		<comments>http://wanabeauty.wordpress.com/2009/07/19/e-commerce/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 19 Jul 2009 14:13:55 +0000</pubDate>
		<dc:creator>wanabeauty</dc:creator>
				<category><![CDATA[Pemrograman WEB]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://wanabeauty.wordpress.com/?p=96</guid>
		<description><![CDATA[1. Pergertian  E-Commerce E-commerce atau electronic commerce adalah proses jual beli, pertukaran barang, jasa, dan informasi melalui jaringan komputer atau sistem elektronik [1]. 2. Sejarah Perkembangan E-Commerce Aplikasi dari e-commerce yang pertama kali dikembangkan adalah Electronic Funds Transfer (EFT) pada awal tahun 1970. Penggunaan aplikasi tersebut dibatasi hanya pada perusahaan-perusahaan besar dan lembaga keuangan. Aplikasi [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=wanabeauty.wordpress.com&amp;blog=5901222&amp;post=96&amp;subd=wanabeauty&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align:justify;"><strong> </strong><br />
<strong>1. </strong><strong>Pergertian  E-Commerce</strong><br />
E-commerce atau <em>electronic commerce </em>adalah proses jual beli, pertukaran barang, jasa, dan informasi melalui jaringan komputer atau sistem elektronik [1].</p>
<p style="text-align:justify;"><strong>2. </strong><strong>Sejarah Perkembangan E-Commerce</strong><br />
Aplikasi dari <em>e-commerce </em>yang pertama kali dikembangkan adalah Electronic Funds Transfer (EFT) pada awal tahun 1970. Penggunaan aplikasi tersebut dibatasi hanya pada perusahaan-perusahaan besar dan lembaga keuangan. Aplikasi selanjutnya yang berkembang adalah Electronic Data Interchange (EDI), yaitu sebuah aplikasi transfer dokumen seperti <em>invoice</em> dan <em>purchase order </em>secara elektronik. Pengguna dari aplikasi EDI lebih banyak dibandingkan EFT, yakni meliputi manufaktur, <em>retailer</em>, dan <em>service provider</em>.<br />
<span id="more-96"></span><!--more--> Perkembangan <em>e-commerce </em>semakin meluas sejak tahun 1990-an. Ketika itu, hampir semua perusahaan skala menengah maupun besar memiliki website untuk menjual produk/jasa mereka. AOL, eBay, VeriSign, dan Checkpoint adalah contoh-contoh pengembangan aplikasi <em>e-commerce pure online </em>yang sukses. GE, IBM, Intel, dan Schwab adalah contoh pengembangan aplikasi <em>partial e-commerce</em> yang juga sukses. <strong>[1]</strong><br />
Istilah &#8220;perdagangan elektronik&#8221;  telah berubah sejalan dengan waktu. Awalnya, perdagangan elektronik berarti pemanfaatan transaksi komersial, seperti penggunaan <a title="EDI" href="http://id.wikipedia.org/wiki/EDI">EDI</a> untuk mengirim dokumen komersial seperti <a title="Pesanan pembelian (halaman belum tersedia)" href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Pesanan_pembelian&amp;action=edit&amp;redlink=1">pesanan pembelian</a> atau <a title="Invoice (halaman belum tersedia)" href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Invoice&amp;action=edit&amp;redlink=1"><em>invoice</em></a> secara elektronik. Kemudian berkembang menjadi suatu aktivitas yang mempunya istilah yang lebih tepat &#8220;perdagangan web&#8221;  pembelian barang dan jasa melalui <a title="World Wide Web" href="http://id.wikipedia.org/wiki/World_Wide_Web">World Wide Web</a> melalui server aman (<a title="HTTPS" href="http://id.wikipedia.org/wiki/HTTPS">HTTPS</a>), <a title="Protokol" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Protokol">protokol</a> server khusus yang menggunakan <a title="Enkripsi" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Enkripsi">enkripsi</a> untuk merahasiakan data penting pelanggan. Pada awalnya ketika web mulai terkenal di masyarakat pada 1994, banyak jurnalis memperkirakan bahwa e-commerce akan menjadi sebuah sektor ekonomi baru. Namun, baru sekitar empat tahun kemudian protokol aman seperti HTTPS memasuki tahap matang dan banyak digunakan. Antara 1998 dan 2000 banyak bisnis di AS dan Eropa mengembangkan situs web perdagangan ini. <strong>[2]</strong></p>
<p style="text-align:justify;">
<strong>3. </strong><strong>Faktor Kunci Sukses Dalam E-Commerce </strong><br />
Dalam banyak kasus, sebuah perusahaan <em>e-commerce</em> bisa bertahan tidak hanya mengandalkan kekuatan produk saja, tapi dengan adanya tim manajemen yang handal, pengiriman yang tepat waktu, pelayanan yang bagus, struktur organisasi bisnis yang baik, jaringan infrastruktur dan keamanan, desain situs web yang bagus, beberapa faktor yang termasuk:</p>
<ul>
<li> Menyediakan harga kompetitif</li>
<li> Menyediakan jasa pembelian yang tanggap, cepat, dan ramah.</li>
<li> Menyediakan informasi barang dan jasa yang lengkap dan jelas.</li>
<li> Menyediakan banyak bonus seperti <a title="Kupon (halaman belum tersedia)" href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Kupon&amp;action=edit&amp;redlink=1">kupon</a>, penawaran istimewa, dan diskon.</li>
<li> Memberikan perhatian khusus seperti usulan pembelian.</li>
<li> Menyediakan rasa <a title="Komunitas" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Komunitas">komunitas</a> untuk berdiskusi, masukan dari pelanggan, dan lain-lain.</li>
<li>Mempermudah kegiatan perdagangan</li>
</ul>
<p style="text-align:justify;">
<p style="text-align:justify;"><strong>4. </strong><strong>Masalah-Masalah E-Commerce</strong><br />
Selain memiliki kunci sukses E-Commerce juga memiliki permasalahan-permasalahan diantaranya :<br />
Penipuan dengan cara <a title="Pencurian identitas" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Pencurian_identitas">pencurian identitas</a> dan membohongi pelanggan.<br />
Hukum yang kurang berkembang dalam bidang e-commerce ini. <strong>[2]</strong></p>
<p style="text-align:justify;"><strong> </strong><br />
<strong>5. </strong><strong>Jenis-Jenis E-Commerce</strong><br />
Kita mengenal adanya <em>pure e-commerce</em> dan <em>partial e-commerce</em>. Suatu <em>e-commerce</em> dikategorikan <em>pure </em>atau <em>partial</em> berdasarkan pada tingkat digitasi dari suatu produk yang diperdagangkan, proses, dan agen pengirimannya. Apabila segala aspek dalam sistem <em>e-commerce </em>itu digital maka dapat dikategorikan sebagai <em>pure e-commerce</em>. Selain itu, ciri lain dari <em>pure e-commerce </em>adalah organisasi penyelenggara benar-benar organisasi <em>online</em>, menggunakan model bisnis <em><strong>new-economy organization</strong></em>, dan menjual produk atau jasanya hanya secara <em>online</em>. Sedangkan, <em>partial e-commerce </em>dicirikan dengan penggabungan antara aspek digital dan tradisional/fisik, penggunaan model bisnis <em><strong>click-and-mortar organization </strong></em>(penggabungan antara <em>offline </em>dan <em>online</em>), serta melakukan kegiatan-kegiatan bisnis utamanya di dunia nyata.<br />
<strong> </strong></p>
<p style="text-align:justify;"><strong>Klasifikasi E-Commerce Berdasarkan Kecenderungan Bertransaksi</strong><br />
<strong>a. </strong><strong>Business to Business (B2B)</strong><br />
Penggiat dari B2B adalah antar perusahaan. Hal yang menarik dari B2B yaitu, B2B memiliki prospek yang lebih menguntungkan dilihat dari peta <em>e-commerce </em>dunia. Data Forrester Research Inc. menunjukan transaksi B2B di tahun 1998 US$43 milyard dengan tingkat pertumbuhan 99% yang mencapai US$1.3 trilyun di tahun 2003.</p>
<p style="text-align:justify;"><strong>b. </strong><strong>Business to Consumer (B2C)</strong><br />
Pada B2C, suatu perusahaan menjual produk/jasa mereka kepada pembeli individual. Contoh dari B2C adalah penjualan mobil bermerek ABC kepada konsumennya. Hal yang menarik dari B2C yaitu bisa dilihat dari pembelanjaan iklan di Internet yang hanya US$ 2.8 Milyard di tahun 1998 dan meningkat ke US$ 22 Milyard di tahun 2004. Statistik Forrester Research Inc. Ini menunjukan kesimpulan yang sederhana yaitu bahwa B2B akan jauh lebih menguntungkan dibandingkan B2C<br />
<strong> </strong></p>
<p style="text-align:justify;"><strong>c. </strong><strong>Business to Business to Consumer (B2B2C). </strong></p>
<p style="text-align:justify;">B2B2C adalah gabungan dari keduanya, di mana terdapat perusahaan yang menyediakan produk/jasa mereka kepada klien/agen dan di lain sisi klien/agen tersebut juga mempunyai <em>customer</em> tempat mereka menjual produk/jasa tersebut.</p>
<p style="text-align:justify;"><strong>d. </strong><strong>Consumer to Business (C2B) </strong><br />
C2B terjadi ketika seorang individu menjual produk/jasa mereka melalui internet kepada sebuah perusahaan</p>
<p style="text-align:justify;"><strong>e. </strong><strong>Consumer to Consumer (C2C).</strong><br />
C2C terjadi ketika seorang individu melakukan penjualan produk/jasa langsung kepada individu lainnya. C2C adalah model <em>e-commerce </em>yang menjamur di Indonesia saat ini. Contoh dari C2C adalah iklan baris dan toko-toko buku <em>online </em>dadakan (dimiliki oleh individu yang umumnya memanfaatkan layanan blog gratis seperti multiply).</p>
<p style="text-align:justify;"><strong>f. </strong><strong>Business to Employee (B2E)</strong><br />
Pada B2E, suatu perusahaan yang menyediakan informasi mengenai suatu produk/jasa yang dijual kepada karyawannya.</p>
<p style="text-align:justify;"><strong>g. </strong><strong>Government to Citizens (G2C/E-Government)</strong><br />
Pada G2C, pemerintahlah yang menyediakan informasi, produk/jasa kepada masyarakatnya atau kepada perusahaan-perusahaan yang ada dalam pemerintahan negara tersebut.<br />
Masih banyak lagi klasifikasi <em>e-commerce </em>berdasarkan kecenderungan bertransaksi, antara lain Mobile Commerce (m-<em>commerce</em>), Location Commerce (l-<em>commerce</em>), Collaborative Commerce (c-<em>commerce</em>), dan Exchange to Exchange (E2E). <strong>[3]</strong></p>
<p style="text-align:justify;">
<strong>6. </strong><strong>Mekanisme E-Commerce</strong><br />
Pembeli yang hendak memilih belanjaan yang akan dibeli bisa menggunakan ‘shopping cart’ untuk menyimpan data tentang barang-barang yang telah dipilih dan akan dibayar. Konsep ‘shopping cart’ ini meniru kereta belanja yang biasanya digunakan orang untuk berbelanja di pasar swalayan. ‘Shopping cart’ biasanya berupa formulir dalam web, dan dibuat dengan kombinasi CGI, database, dan HTML. Barang-barang yang sudah dimasukkan ke shopping cart masih bisa di-cancel, jika pembeli berniat untuk membatalkan membeli barang tersebut.</p>
<p style="text-align:justify;">Jika pembeli ingin membayar untuk barang yang telah dipilih, ia harus mengisi form transaksi. Biasanya form ini menanyakan identitas pembeli serta nomor kartu kredit. Karena informasi ini bisa disalahgunakan jika jatuh ke tangan yang salah, maka  pihak penyedia jasa e-commerce telah mengusahakan agar pengiriman data-data tersebut berjalan secara aman, dengan menggunakan standar security tertentu. Setelah pembeli mengadakan transaksi, retailer akan mengirimkan barang yang dipesan melalui jasa pos langsung ke rumah pembeli. Beberapa cybershop menyediakan fasilitas bagi pembeli untuk mengecek status barang yang telah dikirim melalui internet.</p>
<p style="text-align:justify;">
<strong>7. </strong><strong>Software untuk Pembuatan E-Commerce</strong><br />
Dalam pembuatan ‘toko’ di internet (atau biasa disebut dengan istilah cybershop), diperlukan software-software tertentu untuk mengatur inventarisasi barang dan proses transaksi jual beli barang. Di pasaran, sudah terdapat software-software khusus untuk membuat sistem E-Com, seperti Intershop Online keluaran Intershop Communications, Merchant Server keluaran Microsoft Corp, dan Electronic Commerce Suite keluaran iCat. Software-software itu khusus dijual kepada pihak-pihak yang berniat membangun cybershop, dan dijual dengan harga ribuan dollar. Pada umumnya software-software untuk pembuatan E-Commerce ini menggunakan</p>
<p style="text-align:justify;">
<strong>8. </strong><strong>Alternatif Pembayaran untuk E-Commerce</strong><br />
Untuk pembayaran, e-commerce menyediakan banyak alternatif. Caranya adalah dengan terlebih  dahulu mendaftar sebagai customer pada web tersebut. Pembeli yang telah mempunyai kartu kredit dapat menggunakan kartu tersebut untuk pembayaran. Selain kartu kredit, alternatif lainnya adalah dengan menggunakan e-cash. E-cash sebenarnya merupakan suatu account khusus untuk pembayaran melalui internet. Account tersebut dibuka dengan menggunakan kartu kredit yang dipunyai sebelumnya. Customer hanya perlu mengisi pada account e-cashnya untuk digunakan.<br />
Alternatif lain dalam pembayaran di internet adalah dengan menggunakan smartcard. Di Singapura, smartcard dikenal dengan istilah cash card. Pemakaian smartcard ini hampir sama dengan pemakaian kartu ATM yang biasa dipakai untuk berbelanja, yaitu pada saat transaksi, uangnya didebet langsung dari account di bank. Untuk pembayaran di internet, user harus memiliki ‘smart card reader’. Dalam pemakaiannya, alat khusus ini disambungkan ke port serial di komputer. Pada saat melakukan transaksi, kartu smart card harus digesekkan ke alat tersebut, sehingga chip yang terdapat di kartu dapat dibaca oleh komputer. Untuk softwarenya, digunakan software bernama ‘e-wallet’. Contoh web site yang telah menyediakan smartcard untuk pembayaran adalah <span style="text-decoration:underline;"><a href="http://www.discvault.com/">http://www.discvault.com</a></span>.<br />
Selain dengan ketiga cara di atas, terdapat alternatif pembayaran yang relatif baru dan belum begitu populer. Alternatif ini adalah penggunaan iCheck, yaitu metode pembayaran dengan menggunakan cek. Pembayaran ini  membutuhkan nomor cek milik customer. Web site yang menyediakan penjelasan mengenai  cara pembayaran ini  adalah <span style="text-decoration:underline;">http://www.icheck.com</span>.</p>
<p style="text-align:justify;">
<strong>9. </strong><strong>Keamanan di E-Commerce</strong><br />
Dalam prakteknya, berbelanja di web memerlukan koneksi ke internet dan browser yang mendukung transaksi elektronik yang aman, seperti Microsoft Internet Explorer dan Netscape Navigator. Microsoft dan Netscape, bekerja sama dengan perusahaan kartu kredit (Visa dan MasterCard), serta perusahaan-perusahaan internet security (seperti VeriSign), telah membuat standar enkripsi khusus yang membuat transaksi melalui web menjadi sangat aman. Bahkan, Visa dan MasterCard menyediakan jaminan keamanan 100% kepada pengguna credit cardnya yang menggunakan e-com.<br />
Yang menandakan suatu retailer web site aman atau tidak adalah adanya tanda khusus yang muncul di status bar di bagian bawah layar browser. Pada IE, tanda yang muncul adalah tanda gembok terkunci di pojok kanan status bar. Sedangkan pengguna Netscape Navigator, akan melihat tanda kunci di pojok kiri status bar.  Jika tanda-tanda tersebut muncul, berarti Anda sedang ter-connect pada server yang aman. Walaupun begitu, karena standar yang dipakai untuk secure connection ini relatif baru, belum semua cybershop menggunakan standar ini. Kumpulan dari banyak cybershop yang telah terintegrasi dinamakan cybermall. Beberapa cybermall akan mengecek terlebih dahulu legitimasi dari cybershop yang akan masuk, sehingga dapat menghindari adanya cybershop yang palsu. Beberapa cybermall juga menyediakan jasa-jasa tambahan, seperti billing atau tagihan yang tersentralisasi, menjadikan proses belanja menjadi lebih mudah dan aman. database untuk penyusunan katalog. Database yang digunakan biasanya adalah DB2, Oracle, atau SQL.</p>
<p style="text-align:justify;">
<strong>10. </strong><strong>Mekanisme SET</strong><br />
Standar enkripsi yang digunakan dalam e-commerce pada saat ini adalah SET (Secure Electronic Transaction). Selain digunakan untuk pembayaran dengan credit card, SET juga digunakan untuk pembayaran dengan smartcard. Dengan menggunakan SET, kerahasiaan informasi customer (berupa nama dan nomor kartunya) bisa dijaga. SET juga bisa menjaga autotentifikasi atau identitas penjual dan customer, sehingga tidak bisa disalahgunakan oleh sembarang orang.<br />
SET menggunakan suatu kriptografi khusus yang dinamakan asymmetric cryptography untuk menjamin keamanan suatu transaksi. Asymmetric cryptography ini juga disebut dengan nama Public-key Cryptography. Enkripsi ini menggunakan dua kunci/key (yaitu kode), satu kunci digunakan untuk meng-enkripsi data, dan kunci lainnya untuk men-dekripsi data tersebut. Kedua kunci tersebut terhubung secara matematis dengan rumus tertentu, sehingga data yang telah di-enkripsi oleh suatu kunci hanya bisa di-dekripsi dengan menggunakan kunci pasangannya.<br />
Setiap user mempunyai dua kunci, yaitu public key dan private key. User dapat menyebarkan public key secara bebas. Karena adanya hubungan yang khusus antara kedua kunci, user dan siapa pun yang menerima public key tersebut mendapat jaminan bahwa data yang telah dienkripsi dengan suatu public key dan dikirimkan ke user hanya bisa didekripsi oleh private key. Keamanan ini terjamin selama user dapat menjaga kerahasiaan private key. Pasangan key ini harus dibuat secara khusus oleh user. Algoritma yang biasanya digunakan untuk pembuatan key adalah algoritma RSA (dinamakan berdasarkan inisial pembuatnya, yaitu : Rivest, Shamir, dan Adleman). Artinya, suatu pihak pengelola e-commerce yang menggunakan SET, harus membuat pasangan key khusus untuk webnya. Public key akan disebarkan, dan hal ini biasanya dilakukan melalui penyebaran web browser. Public key disertakan secara gratis untuk setiap web browser, dan telah tersedia jika browser tersebut diinstall. Private key, pasangan untuk pasangan public key tersebut disimpan oleh pengelola e-com. Jika pembeli menggunakan browser untuk mengirim form transaksi, pembeli tersebut akan menggunakan public key yang telah tersedia di web browsernya. Orang lain yang tidak mempunyai private key pasangannya, tidak akan bisa men-dekripsi data form yang dikirim dengan public key tersebut. Setelah data sampai ke pengelola e-com, data tersebut akan di-dekripsi dengan menggunakan private key. Artinya, hanya pengelola e-com yang bisa mendapatkan data itu dalam bentuk yang sebenarnya, dan data identitas serta nomor kartu kredit customer tidak akan jatuh ke tangan yang tidak berhak.</p>
<p style="text-align:justify;">
<strong>11. </strong><strong>E-Commerce di Indonesia</strong><br />
Sampai saat ini, web resmi yang telah menyelenggarakan e-commerce di Indonesia adalah RisTI Shop. Risti, yaitu Divisi Riset dan Teknologi Informasi milik PT. Telkom, menyediakan prototipe layanan e-commerce untuk penyediaan informasi produk peralatan telekomunikasi dan non-telekomunikasi. Web ini juga telah mendukung proses transaksi secara online. Selain RisTI, tampaknya belum ada web lain yang menyelenggarakan e-com di Indonesia. Padahal, untuk membuat sistem e-com, investasi yang dikeluarkan tidak sebesar membangun suatu toko yang sebenarnya. Selain itu, lingkup pemasaran produknya bisa jauh lebih luas, karena tidak terbatas pada satu kota tertentu. Selain itu, biaya penyelenggaraan dan promosi pada e-com juga lebih kecil jika dibandingkan dengan sistem toko yang konvensional. Dengan banyak hal yang menguntungkan tersebut, diharapkan di Indonesia akan ada pihak-pihak tertentu yang bisa membuat dan mengelola e-commerce, sehingga akan menguntungkan semua pihak di Indonesia, baik penjual maupun pembeli. <strong>[4]</strong></p>
<p style="text-align:justify;">
<strong>12. </strong><strong>Aplikasi Bisnis Yang Berhubungan Dengan E-commerce</strong><br />
Beberapa aplikasi umum yang berhubungan dengan e-commerce adalah:</p>
<ul>
<li> E-mail dan Messaging</li>
<li> Content Management Systems</li>
<li> Dokumen, spreadsheet, database</li>
<li> Akunting dan sistem keuangan</li>
<li> Informasi pengiriman dan pemesanan</li>
<li> Pelaporan informasi dari klien dan enterprise</li>
<li> Sistem pembayaran domestik dan internasional</li>
<li> Newsgroup</li>
<li> On-line Shopping</li>
<li> Conferencing</li>
<li> Online Banking <strong>[2]</strong></li>
</ul>
<p style="text-align:justify;"><strong>OPINI DAN KESIMPULAN</strong><br />
Perkembangan teknologi telekomunikasi dan komputer menyebabkan terjadinya perubahan kultur kita sehari-hari. Dalam era yang disebut “information age” ini, media elektronik menjadi salah satu media andalan untuk melakukan komunikasi dan bisnis. E-commerce, atau Electronic Commerce merupakan salah satu teknologi yang berkembang pesat dalam dunia per-internet-an. E-commerce merupakan extension dari commerce dengan mengeksploitasi media elektronik. Penggunaann sistem E-commerce sebenarnya dapat menguntungkan banyak pihak, baik pihak konsumen, maupun pihak produsen dan penjual (retailer). Di Indonesia, sistem e-commerce ini kurang populer, karena banyak pengguna internet yang masih menyangsikan keamanan sistem ini dan kurangnya pengetahuan mereka mengenai apa itu E-Comerce yang sebenarnya. Akan tetapi desakan bisnis menyebabkan para pelaku bisnis mau tidak mau harus menggunakan media elektronik ini.<br />
Dengan adanya E-commerce ini akan dapat mendatangkan kemudahan bertransaksi bagi beberapa pihak, baik itu transaksi pembelian maupun transaksi penjualan barang dagang. Bagi pihak konsumen, menggunakan E-Comerce dapat membuat waktu berbelanja menjadi singkat. Tidak ada lagi berlama-lama mengelilingi pusat pertokoan untuk mencari barang yang diinginkan. Selain itu, harga barang-barang yang dijual melalui E-Commerce biasanya lebih murah dibandingkan dengan harga di toko, karena jalur distribusi dari produsen barang ke pihak penjual lebih singkat dibandingkan dengan toko konvensional. Online shopping menyediakan banyak kemudahan dan kelebihan jika dibandingkan dengan cara belanja yang konvensional. Selain bisa menjadi lebih cepat, di internet telah tersedia  hampir semua macam barang yang biasanya dijual secara lengkap. Selain itu, biasanya informasi tentang barang jualan tersedia secara lengkap, sehingga walaupun kita tidak membeli secara on-line, kita bisa mendapatkan banyak informasi penting yang diperlukan untuk memilih suatu produk yang akan dibeli.<br />
<strong></strong></p>
<p style="text-align:justify;">
<p style="text-align:justify;"><strong>Daftar Pustaka:</strong><br />
<strong>Internet :</strong><br />
[1]   Slide Electronic Commerce Chapter 1, Fasilkom UI diakses tanggal 16 Juli 2009<br />
[2]   <a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Perdagangan_elektronik">http://id.wikipedia.org/wiki/Perdagangan_elektronik</a> diakses tanggal 16 Juli 2009<br />
[3] <a href="http://google.co.id/">http://google.co.id/</a> Artikel “Apa saja jenis e-commerce? Dan mana yang lebih mudah untuk survive?” oleh Onno W. Purbo diakses tanggal 16 Juli 2009<br />
[4] : <a href="http://www.articlesnatch.com/">http://www.articlesnatch.com</a> diakses tanggal 16 Juli 2009</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/wanabeauty.wordpress.com/96/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/wanabeauty.wordpress.com/96/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/wanabeauty.wordpress.com/96/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/wanabeauty.wordpress.com/96/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/wanabeauty.wordpress.com/96/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/wanabeauty.wordpress.com/96/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/wanabeauty.wordpress.com/96/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/wanabeauty.wordpress.com/96/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/wanabeauty.wordpress.com/96/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/wanabeauty.wordpress.com/96/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/wanabeauty.wordpress.com/96/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/wanabeauty.wordpress.com/96/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/wanabeauty.wordpress.com/96/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/wanabeauty.wordpress.com/96/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=wanabeauty.wordpress.com&amp;blog=5901222&amp;post=96&amp;subd=wanabeauty&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://wanabeauty.wordpress.com/2009/07/19/e-commerce/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/ef9329ce62dff5a1d31d5c1803a9e8b7?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">wanabeauty</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Kumpulan Kata-kata Bijak</title>
		<link>http://wanabeauty.wordpress.com/2009/06/30/kumpulan-kata-kata-bijak/</link>
		<comments>http://wanabeauty.wordpress.com/2009/06/30/kumpulan-kata-kata-bijak/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 30 Jun 2009 16:03:46 +0000</pubDate>
		<dc:creator>wanabeauty</dc:creator>
				<category><![CDATA[Kumpulan Kata-kata Bijak]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://wanabeauty.wordpress.com/?p=84</guid>
		<description><![CDATA[Kumpulan kata-kata bijak, karya Harun Yahya yang telah diterbitkan di berbagai media cetak di Turki dan di banyak negara di dunia. Jauhilah dengki, karena dengki memakan amal kebaikan sebagaimana api memakan kayu bakar. Nabi Muhammad SAW Yang terbaik di antara kalian adalah mereka yang berakhlak paling mulia. Nabi Muhammad SAW Raihlah ilmu, dan untuk meraih [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=wanabeauty.wordpress.com&amp;blog=5901222&amp;post=84&amp;subd=wanabeauty&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Kumpulan kata-kata bijak, karya Harun Yahya yang telah diterbitkan di berbagai media cetak di Turki dan di banyak negara di dunia.</p>
<p>Jauhilah dengki, karena dengki memakan amal kebaikan sebagaimana api memakan kayu bakar.<br />
Nabi Muhammad SAW</p>
<p>Yang terbaik di antara kalian adalah mereka yang berakhlak paling mulia.<br />
Nabi Muhammad SAW</p>
<p>Raihlah ilmu, dan untuk meraih ilmu belajarlah untuk tenang dan sabar.<br />
Khalifah ‘Umar</p>
<p>Setiap orang di dunia ini adalah seorang tamu, dan uangnya adalah pinjaman. Tamu itu pastilah akan pergi, cepat atau lambat, dan pinjaman itu haruslah dikembalikan.<br />
Ibnu Mas’ud</p>
<p>Ketahuilah bahwa sabar, jika dipandang dalam permasalahan seseorang adalah ibarat kepala dari suatu tubuh. Jika kepalanya hilang maka keseluruhan tubuh itu akan membusuk. Sama halnya, jika kesabaran hilang, maka seluruh permasalahan akan rusak.<br />
Khalifah ‘Ali</p>
<p>Niat adalah ukuran dalam menilai benarnya suatu perbuatan, oleh karenanya, ketika niatnya benar, maka perbuatan itu benar, dan jika niatnya buruk, maka perbuatan itu buruk.<br />
Imam An Nawawi</p>
<p>Aku mengamati semua sahabat, dan tidak menemukan sahabat yang lebih baik daripada menjaga lidah. Saya memikirkan tentang semua pakaian, tetapi tidak menemukan pakaian yang lebih baik daripada takwa. Aku merenungkan tentang segala jenis amal baik, namun tidak mendapatkan yang lebih baik daripada memberi nasihat baik. Aku mencari segala bentuk rezki, tapi tidak menemukan rezki yang lebih baik daripada sabar.<br />
Khalifah ‘Umar</p>
<p>Pengetahuan tidaklah cukup; kita harus mengamalkannya. Niat tidaklah cukup; kita harus melakukannya.<br />
Johann Wolfgang von Goethe</p>
<p>Pencegahan lebih baik daripada pengobatan.<br />
Johann Wolfgang von Goethe</p>
<p>Kearifan ditemukan hanya dalam kebenaran.<br />
Johann Wolfgang von Goethe</p>
<p>Ilmu pengetahuan tanpa agama adalah pincang.<br />
Einstein</p>
<p>Perdamaian tidak dapat dijaga dengan kekuatan. Hal itu hanya dapat diraih dengan pengertian.<br />
Einstein</p>
<p>Agama sejati adalah hidup yang sesungguhnya; hidup dengan seluruh jiwa seseorang, dengan seluruh kebaikan dan kebajikan seseorang.<br />
Einstein</p>
<p>Dua hal yang membangkitkan ketakjuban saya – langit bertaburkan bintang di atas dan alam semesta yang penuh hikmah di dalamnya.<br />
Einstein</p>
<p>Apa yang saya saksikan di Alam adalah sebuah tatanan agung yang tidak dapat kita pahami dengan sangat tidak menyeluruh, dan hal itu sudah semestinya menjadikan seseorang yang senantiasa berpikir dilingkupi perasaan “rendah hati.”<br />
Einstein</p>
<p>Sungguh sedikit mereka yang melihat dengan mata mereka sendiri dan merasakan dengan hati mereka sendiri.<br />
Einstein</p>
<p>Berusahalah untuk tidak menjadi manusia yang berhasil tapi berusahalah menjadi manusia yang berguna.<br />
Einstein</p>
<p>Tidak semua yang dapat menghitung dapat dihitung, dan tidak semua yang dapat dihitung dapat menghitung.<br />
Einstein</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/wanabeauty.wordpress.com/84/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/wanabeauty.wordpress.com/84/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/wanabeauty.wordpress.com/84/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/wanabeauty.wordpress.com/84/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/wanabeauty.wordpress.com/84/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/wanabeauty.wordpress.com/84/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/wanabeauty.wordpress.com/84/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/wanabeauty.wordpress.com/84/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/wanabeauty.wordpress.com/84/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/wanabeauty.wordpress.com/84/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/wanabeauty.wordpress.com/84/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/wanabeauty.wordpress.com/84/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/wanabeauty.wordpress.com/84/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/wanabeauty.wordpress.com/84/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=wanabeauty.wordpress.com&amp;blog=5901222&amp;post=84&amp;subd=wanabeauty&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://wanabeauty.wordpress.com/2009/06/30/kumpulan-kata-kata-bijak/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>3</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/ef9329ce62dff5a1d31d5c1803a9e8b7?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">wanabeauty</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Kata &#8211; kata Mutiara Dalam Bahasa (English dan Indonesia) :</title>
		<link>http://wanabeauty.wordpress.com/2009/06/30/kata-kata-mutiara-dalam-bahasa-english-dan-indonesia/</link>
		<comments>http://wanabeauty.wordpress.com/2009/06/30/kata-kata-mutiara-dalam-bahasa-english-dan-indonesia/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 30 Jun 2009 15:49:06 +0000</pubDate>
		<dc:creator>wanabeauty</dc:creator>
				<category><![CDATA[Kumpulan Kata-kata Mutiara]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://wanabeauty.wordpress.com/?p=81</guid>
		<description><![CDATA[Kata &#8211; kata Mutiara Dalam Bahasa (English dan Indonesia) : Smile is the shortest distance between two people. Senyum adalah jarak yang terdekat antara dua manusia . Real power does not hit hard , but straight to the point. Kekuatan yang sesungguhnya tidak memukul dengan keras , tetapi tepat sasaran You have to endure caterpillars [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=wanabeauty.wordpress.com&amp;blog=5901222&amp;post=81&amp;subd=wanabeauty&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Kata &#8211; kata Mutiara Dalam Bahasa (English dan Indonesia) :</strong></p>
<p>Smile is the shortest distance between two people.<br />
Senyum adalah jarak yang terdekat antara dua manusia .</p>
<p>Real power does not hit hard , but straight to the point.<br />
Kekuatan yang sesungguhnya tidak memukul dengan keras , tetapi tepat sasaran</p>
<p>You have to endure caterpillars if you want to see butterflies. (Antoine De Saint)<br />
Anda harus tahan terhadap ulat jika ingin dapat melihat kupu-kupu. (Antoine De Saint)</p>
<p>Only the man who is in the truth is a free man.<br />
Hanya orang yang berada dalam kebenaranlah orang yang bebas.</p>
<p>Every dark light is followed by a light morning.<br />
Malam yang gelap selalu diikuti pagi yang tenang.</p>
<p>Laughing is healthy, especially if you laugh about yourself.<br />
Tertawa itu sehat, lebih-lebih jika mentertawakan diri sendiri.</p>
<p>The danger of small mistakes is that those mistakes are not always small.<br />
Bahayanya kesalahan-kesalahan kecil adalah bahwa kesalahan-kesalahan itu tidak selalu kecil.<br />
Kesalahan kecil bisa mengakibatkan kesalahan yang lebih besar. Bersamaan dengan kesalahan itu, persoalannya bisa menjadi besar pula. Maka kesalahan kecil pun harus segera dibetulkan.</p>
<p>To be silent is the biggest art in a conversation.<br />
Sikap diam adalah seni yang terhebat dalam suatu pembicaraan.</p>
<p>The worst in the business world is the situation of no decision. (Napoleon).<br />
Yang terparah dalam dunia usaha adalah keadaan tidak ada keputusan. (Napoleon).</p>
<p>Dig a well before you become thirsty.<br />
Galilah sumur sebelum Anda merasa haus.</p>
<p>Good manners consist of small sacrifices.<br />
Sopan – santun yang baik yang terdiri dari pengorbanan –pengorbanan kecil.</p>
<p>Ideas are only seeds, to pick the crops needs perspiration.<br />
Gagasan-gagasan hanyalah bibit, menuai hasilnya membutuhkan keringat.</p>
<p>Laziness makes a man so slow that pov erty soon overtake him.<br />
Kemalasan membuat seseorang begitu lamban sehingga kemiskinan segera menyusul.</p>
<p>Those who are able to control their rage can conquer their most serious enemy.<br />
Siapa yang dapat menahan marahnya mampu mengalahkan musuhnya yang paling berbahaya.</p>
<p>Knowledge and skills are tools, the workman is character.<br />
Pengetahuan dan keterampilan adalah alat, yang menentukan sukses adalah tabiat.</p>
<p>A healthy man has a hundred wishes, a sick man has only one.<br />
Orang yang sehat mempunyai seratus keinginan, orang yang sakit hanya punya satu keinginan</p>
<p>A medical doctor makes one healthy, the nature creates the health. (aristoteles)<br />
seorang dokter menyembuhkan, dan alam yang menciptakan kesehatan. (aristoteles)</p>
<p>The man who says he never has time is the laziest man.(lichtenberg)<br />
orang yang mengatakan tidak punya waktu adalah orang yang pemalas.(lichterberg)</p>
<p>Politeness is the oil which reduces the friction against each other. (demokritus).<br />
Sopan-santu adalah ibarat minyak yang mengurangi gesekan satu dengan yang lain. (demokritus).</p>
<p>A drop of ink can move a million people to think.<br />
Setetes tinta bisa menggerakan sejuta manusia untuk berfikir.</p>
<p>We can take from our life up to what we put to it.<br />
Apa yang bisa kita dapat dari kehidupan kita tergantung dari apa yang kita masukkan ke situ.</p>
<p>Real power does not hit hard, but straight to the point.<br />
Kekuatan yang sesungguhnya tidak memukul dengan keras, tetapi tepat sasaran</p>
<p>If you leave everything to your good luck, then you make your life a lottery.<br />
Jika anda mengantungkan diri pada keberuntungan saja, anda membuat hidup anda seperti lotere.</p>
<p>Real power does not hit hard, but straight to the point.<br />
Kekuatan yang sesungguhnya tidak memukul dengan keras, tetapi tepat sasaran.</p>
<p>Being careful in judging an opinion is a sign of wisdom.<br />
Kehati-hatian dalam menilai pendapat orang adalah ciri kematangan jiwa.</p>
<p>You recognize birds from their singging, you do people from their talks.<br />
Burung dikenal dari nyanyiannya, manusia dari kata-katanya.</p>
<p>One ounce of prevent is equal to one pound of medicine.<br />
Satu ons pencegahan sama nilainya dengan satu pon obat.</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/wanabeauty.wordpress.com/81/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/wanabeauty.wordpress.com/81/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/wanabeauty.wordpress.com/81/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/wanabeauty.wordpress.com/81/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/wanabeauty.wordpress.com/81/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/wanabeauty.wordpress.com/81/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/wanabeauty.wordpress.com/81/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/wanabeauty.wordpress.com/81/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/wanabeauty.wordpress.com/81/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/wanabeauty.wordpress.com/81/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/wanabeauty.wordpress.com/81/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/wanabeauty.wordpress.com/81/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/wanabeauty.wordpress.com/81/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/wanabeauty.wordpress.com/81/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=wanabeauty.wordpress.com&amp;blog=5901222&amp;post=81&amp;subd=wanabeauty&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://wanabeauty.wordpress.com/2009/06/30/kata-kata-mutiara-dalam-bahasa-english-dan-indonesia/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/ef9329ce62dff5a1d31d5c1803a9e8b7?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">wanabeauty</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Hubungan antar Entitas Penjualan</title>
		<link>http://wanabeauty.wordpress.com/2009/05/31/hubungan-entitas/</link>
		<comments>http://wanabeauty.wordpress.com/2009/05/31/hubungan-entitas/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 31 May 2009 08:04:20 +0000</pubDate>
		<dc:creator>wanabeauty</dc:creator>
				<category><![CDATA[Analisis Perancangan SIA]]></category>
		<category><![CDATA[APSI]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://wanabeauty.wordpress.com/2009/05/31/hubungan-entitas/</guid>
		<description><![CDATA[Dalam tahap penyusunan suatu sistem kita perlu membuat hubungan antar relasi atau hubungan antar entitas suatu tabel. Berikut ini adalah contoh hubungan antar relasi penjualan silahkan download disini<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=wanabeauty.wordpress.com&amp;blog=5901222&amp;post=66&amp;subd=wanabeauty&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Dalam tahap penyusunan suatu sistem kita perlu membuat hubungan antar relasi atau hubungan antar entitas suatu tabel.</p>
<p>Berikut ini adalah contoh hubungan antar relasi penjualan <strong>silahkan download disini</strong><strong><br />
</strong></p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/wanabeauty.wordpress.com/66/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/wanabeauty.wordpress.com/66/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/wanabeauty.wordpress.com/66/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/wanabeauty.wordpress.com/66/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/wanabeauty.wordpress.com/66/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/wanabeauty.wordpress.com/66/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/wanabeauty.wordpress.com/66/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/wanabeauty.wordpress.com/66/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/wanabeauty.wordpress.com/66/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/wanabeauty.wordpress.com/66/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/wanabeauty.wordpress.com/66/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/wanabeauty.wordpress.com/66/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/wanabeauty.wordpress.com/66/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/wanabeauty.wordpress.com/66/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=wanabeauty.wordpress.com&amp;blog=5901222&amp;post=66&amp;subd=wanabeauty&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://wanabeauty.wordpress.com/2009/05/31/hubungan-entitas/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/ef9329ce62dff5a1d31d5c1803a9e8b7?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">wanabeauty</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>ENTITAS DAN ATRIBUT SISTEM PENJUALAN DAN PEMBELIAN</title>
		<link>http://wanabeauty.wordpress.com/2009/05/31/entitas-dan-atribut-sistem-penjualan-dan-pembelian/</link>
		<comments>http://wanabeauty.wordpress.com/2009/05/31/entitas-dan-atribut-sistem-penjualan-dan-pembelian/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 31 May 2009 07:50:48 +0000</pubDate>
		<dc:creator>wanabeauty</dc:creator>
				<category><![CDATA[APSI]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://wanabeauty.wordpress.com/2009/05/31/entitas-dan-atribut-sistem-penjualan-dan-pembelian/</guid>
		<description><![CDATA[Downoad disini<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=wanabeauty.wordpress.com&amp;blog=5901222&amp;post=60&amp;subd=wanabeauty&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class="mceTemp"><strong>Downoad disini</strong></div>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/wanabeauty.wordpress.com/60/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/wanabeauty.wordpress.com/60/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/wanabeauty.wordpress.com/60/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/wanabeauty.wordpress.com/60/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/wanabeauty.wordpress.com/60/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/wanabeauty.wordpress.com/60/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/wanabeauty.wordpress.com/60/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/wanabeauty.wordpress.com/60/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/wanabeauty.wordpress.com/60/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/wanabeauty.wordpress.com/60/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/wanabeauty.wordpress.com/60/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/wanabeauty.wordpress.com/60/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/wanabeauty.wordpress.com/60/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/wanabeauty.wordpress.com/60/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=wanabeauty.wordpress.com&amp;blog=5901222&amp;post=60&amp;subd=wanabeauty&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://wanabeauty.wordpress.com/2009/05/31/entitas-dan-atribut-sistem-penjualan-dan-pembelian/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/ef9329ce62dff5a1d31d5c1803a9e8b7?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">wanabeauty</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Jadwal Penyusunan PA</title>
		<link>http://wanabeauty.wordpress.com/2009/05/31/58/</link>
		<comments>http://wanabeauty.wordpress.com/2009/05/31/58/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 31 May 2009 04:01:02 +0000</pubDate>
		<dc:creator>wanabeauty</dc:creator>
				<category><![CDATA[PROGRES PROYEK AKHIR]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://wanabeauty.wordpress.com/2009/05/31/58/</guid>
		<description><![CDATA[<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=wanabeauty.wordpress.com&amp;blog=5901222&amp;post=58&amp;subd=wanabeauty&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img class="alignnone size-medium wp-image-57" title="JADWAL PA" src="http://wanabeauty.files.wordpress.com/2009/05/jadwal-pa2.jpg?w=395&#038;h=220" alt="JADWAL PA" width="395" height="220" /></p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/wanabeauty.wordpress.com/58/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/wanabeauty.wordpress.com/58/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/wanabeauty.wordpress.com/58/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/wanabeauty.wordpress.com/58/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/wanabeauty.wordpress.com/58/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/wanabeauty.wordpress.com/58/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/wanabeauty.wordpress.com/58/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/wanabeauty.wordpress.com/58/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/wanabeauty.wordpress.com/58/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/wanabeauty.wordpress.com/58/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/wanabeauty.wordpress.com/58/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/wanabeauty.wordpress.com/58/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/wanabeauty.wordpress.com/58/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/wanabeauty.wordpress.com/58/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=wanabeauty.wordpress.com&amp;blog=5901222&amp;post=58&amp;subd=wanabeauty&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://wanabeauty.wordpress.com/2009/05/31/58/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/ef9329ce62dff5a1d31d5c1803a9e8b7?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">wanabeauty</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://wanabeauty.files.wordpress.com/2009/05/jadwal-pa2.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">JADWAL PA</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Judul Project Akhir</title>
		<link>http://wanabeauty.wordpress.com/2009/05/24/judul-project-akhir/</link>
		<comments>http://wanabeauty.wordpress.com/2009/05/24/judul-project-akhir/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 24 May 2009 07:32:05 +0000</pubDate>
		<dc:creator>wanabeauty</dc:creator>
				<category><![CDATA[PROGRES PROYEK AKHIR]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://wanabeauty.wordpress.com/?p=52</guid>
		<description><![CDATA[APLIKASI SISTEM INFORMASI PENJUALAN DAN PEMBELIAN PADA CV. KARYA BANGUN WAHANA TANGERANG FASE I : INFORMASI UMUM PERUSAHAAN CV. Karya Bangun Wahana adalah salah perusahaan percetakkan yang ada di Tangerang dan memiliki tempat usaha sebagai tempat percetakkan yang beralamat di Jalan KH. Hasyim Ashari No.79 Kota Tangerang dan kantor sebagai tempat pengelolaan manajemen, adminstrasi, dan [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=wanabeauty.wordpress.com&amp;blog=5901222&amp;post=52&amp;subd=wanabeauty&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p align="center"><strong>APLIKASI SISTEM INFORMASI PENJUALAN DAN PEMBELIAN</strong></p>
<p align="center"><strong>PADA CV. KARYA BANGUN WAHANA</strong></p>
<p align="center"><strong>TANGERANG</strong></p>
<p align="center"><strong> </strong></p>
<p><strong>FASE I :</strong></p>
<p><strong>INFORMASI UMUM PERUSAHAAN</strong></p>
<p>CV. Karya Bangun Wahana adalah salah perusahaan percetakkan yang ada di Tangerang dan memiliki tempat usaha sebagai tempat percetakkan yang beralamat di Jalan KH. Hasyim Ashari No.79 Kota Tangerang dan kantor sebagai tempat pengelolaan manajemen, adminstrasi, dan keuangan yang berlokasi di Jalan Anjelin II Blok B31 No. 16, Pondok Indah, Kel. Kota Bumi, Kec. Pasar Kemis, Kab. Tangerang. CV. Karya Bangun Wahana telah memiliki ijin usaha dari Kepada Dinas Perindustrian, perdagangan, dan pemberdayaan dunia usaha Kota Tangerang dengan SIUP Nomor <strong>0783/PK/VII/2008  Tanggal  07 Juli 2008</strong><strong> </strong>dan telah terdaftar di Kantor Pelayanan Pajak Tangerang dengan Nomor NPWP <strong>02.038.650.4-416.000</strong><strong>. </strong>Selain itu CV. Karya Bangun Wahana memiliki Modal Kerja dengan surat dukungan keuangan dari Bank Jabar dengan No. 555/Tng-Pms/2009 dengan nilai Rp. 400.000.000 dan memiliki dua rekening yang dimanfaatkan sebagai Rekening Penampung di Bank Jabar dengan Nomor Rekening 012.001.006.1202 dan Rekening Operasional di Bank BCA.</p>
<p>CV. Karya Bangun Wahana merupakan perusahaan percetakkan yang menggunakan metode harga pokok pesanan (Job Order Costing) dan memiliki bidang pekerjaan meliputi pengadaan ATK, pengadaan percetakkan, pengadaan komputer, dan notebook.<br />
<span id="more-52"></span><br />
Dalam bidang pekerjaannya CV. Karya Bangun Wahana menerima paket pekerjaan untuk pengadaan bahan cetakan dari berbagai instansi dan pengadaan cetakan untuk kegiatan-kegiatan penyuluhan dan media iptek. CV. Karya Bangun Wahana juga menerima pesanan dari pelanggan dan pesanan dari hasil perolehan tender.</p>
<p>Percetakkan seperti CV. Karya Bangun Wahana  sangat dibutuhkan seiring dengan peningkatan mutu pendidikan dan tegnologi untuk semua lapisan masyarakat baik instansi maupun masyarakat umum karena segala kegiatan pekerjaan di dunia usaha tidak pernah lepas dari kebutuhan akan alat tulis kantor dan media informasi lainnya seperti buku panduan atau buku bacaan yang harus dimiliki oleh banyak orang dalam suatu lingkup organisasi sehingga perusahaan percetakkan sangat berperan penting dalam  pengadaan buku-buku dengan jumlah banyak.</p>
<p>Oleh karena itu CV. Karya Bangun Wahana  selalu mengedepankan pemberian hasil yang terbaik untuk pesanan yang diterima baik dalam rancangan desain (setting) dan penyelesaian pesanan tepat pada waktu permintaan barang pesanan. Hasil barang jadi (pesanan) pada CV. Karya Bangun Wahana tidak melalui proses produksi karena alat-alat produksi disewa oleh perusahaan sehingga biaya untuk penyewaan alat-alat produksi dianggap sebagai biaya tenaga kerja langsung, sedangkan untuk bahan baku pesanan dan pembayaran listrik tempat percetakkan ditanggulangi langsung oleh CV. Karya Bangun Wahana.</p>
<p><strong>1. </strong><strong>Masalah</strong></p>
<p>CV. Karya Bangun Wahana, Tangerang  merupakan perusahaan yang bergerak dalam bidang percetakan dan pengadaan barang dan masih menggunakan sistem pencatatan transaksi secara manual. Aktivitas yang cukup padat pada setiap harinya menyebabkan jumlah dokumen perhari cukup banyak. Akibat proses pencatatan akuntansi yang masih manual dan belum memadai sehingga sering timbul beberapa masalah, misalnya kemungkinan kehilangan data sangat besar dan kesulitan pencarian bukti atau dokumen transaksi karena kurangnya pengawasan terhadap arsip dokumen pendukung. Pengawasan terhadap jalur penjualan yang terjadi berdasarkan pesananpun tidak mendapatkan otorisasi yang tepat karena hanya ditangani oleh satu orang untuk menjalankan beberapa fungsi sekaligus diantaranya fungsi penjualan, fungsi pembelian, fungsi penerimaan dan fungsi penagihan. Sehingga dapat menyebabkan tejadinya kecurangan-kecurangan dalam transaksi penjualan maupun pembelian.</p>
<p><strong>Kesempatan</strong></p>
<p>Terkait dengan permasalahan tersebut dan untuk menciptakan sistem yang terintegrasi pada sebuah komputer, penulis diberikan kesempatan oleh pemilik perusahaan dalam hal ini manajer untuk melakukan penelitian lebih lanjut di perusahaan tersebut dan penulis mengangkat judul <strong>“Sistem Informasi </strong><strong>Penjualan dan Pembelian Pada CV. Karya Bangun Wahana, Tangerang</strong><strong>”</strong><strong> </strong></p>
<p><strong> </strong></p>
<p><strong>Tujuan</strong></p>
<p>Tujuan dari pembuatan sebuah Sistem Informasi ini yaitu untuk memenuhi salah satu tugas mahasiswa Program DIV jurusan Komputer Akuntansi. Dimana nantinya diharapkan juga dapat bermanfaat bagi perusahaan dalam melakukan pengawasan dan pengelolaan usahanya, serta dengan adanya pembuatan perangkat sistem yang terintegrasi dengan komputer ini diharapkan juga dapat membantu kesulitan yang di hadapi CV. Karya Bangun Wahana dalam memperoleh informasi akuntansi yang dibutuhkan secara cepat, tepat, dan terpercaya, seperti laporan hasil penjualan harian, mingguan, maupun bulanan dan laporan pembelian.</p>
<p><strong>KETERLIBATAN PERSONAL</strong></p>
<p><strong>1. </strong><strong>Analis Sistem</strong></p>
<p>Untuk menghadapi masalah pengelolaan pesanan dan pelaporan hasil penjualan dan pembelian dalam perusahaan tersebut maka saya mencoba mengembangkan sistem akuntansi penjualan dan pembelian barang menjadi suatu sistem yang terkomputerisasi. Dengan adanya sistem yang baru diharapkan dapat membantu pimpinan dan manajemen perusahaan dalam mengambil keputusan mengenai laporan penjualan yang terjadi setiap hari, setiap minggu maupun setiap bulannya. Adapun gambaran dari sistem yang sedang berjalan pada CV. Karya Bangun Wahana adalah sebagai berikut:</p>
<p><strong> </strong></p>
<p><strong>Gambar 3.2  Gambaran sistem  yang berjalan</strong><strong> </strong></p>
<p><strong>2. </strong><strong><em>Manajemen user</em></strong><strong> </strong></p>
<p>Pada sistem yang kami buat, pengguna sistem dapat ditunjuk dari siapapun karena sistem yang kami buat dengan tampilan sederhana memungkinkan dapat dijalankan oleh semua pengguna meskipun masih pemula, selain itu kami sertakan petunjuk penggunaan sistem, jadi meski ada yang tidak dimengerti dengan membaca petunjuk sistem tersebut pengguna akan bisa memahaminya. Untuk fasilitas yang kami sediakan sangat sederhana yaitu hanya sebuah komputer dan program yang kami buat tersebut. Pengguna Sistem Aplikasi akuntansi penjualan dan pembelian ini  diantaranya:</p>
<ol>
<li>Pimpinan/Direktur,  yang bertugas sebagai administrator memperoleh hak akses penuh diantaranya dapat melihat transaksi yang terjadi pada hari yang yang berjalan maupun pada hari-hari sebelumnya</li>
<li>Bagian Akuntansi dan administrasi yang bertugas sebagai penginput transaksi, mempunyai hak akses terbatas diantaranya hanya bisa menangani transaksi yang terjadi pada hari yang bersangkutan dan melihat laporan pendapatan maupun pengeluaran yang terjadi</li>
</ol>
<p><strong>3. </strong><strong><em>Manajemen system</em></strong><strong> </strong></p>
<p>Aplikasi system penjualan dan pembelian ini didesain menggunakan pemrograman Microsoft Visual basic 6.0, dan dirancang dengan pengolahan data menggunakan My SQL dan pelaporan menggunakan Crystal. Sistem penjualan dan pembelian ini dirancang untuk melaksanakan kegiatan pokok perusahaan yaitu penjualan dan pembelian barang secara tunai dan kredit. Kedua sistem ini terdiri dari :</p>
<ol>
<li>Prosedur pencatatan penjualan dalam form penjualan</li>
<li>Prosedur penyerahan barang</li>
<li>Prosedur penerimaan barang dari penjualan tunai maupun kredit</li>
<li>Prosedur pelaporan hasil penjualan</li>
<li>Prosedur pencatatan pembelian bahan baku dalam form pembelian</li>
<li>Prosedur penerimaan barang</li>
<li>Prosedur pembayaran hutang</li>
</ol>
<p><strong>FASE II </strong></p>
<p><strong>MENENTUKAN KEBUTUHAN INFORMASI</strong></p>
<p><strong>Dalam mengumpulkan informasi yang dibutuhkan selama penyusunan Proyek Akhir pada CV. KARYA BANGUN WAHANA TANGERANG penulis melakukan beberapa langkah yaitu:</strong></p>
<p><strong><em>1. </em></strong><strong><em>Interview manajemen, operasi dan personal</em></strong></p>
<p>Interview dilakukan dengan pihak terkait diperusahaan dalam hal ini pemilik perusahaan selaku manajer, dan site manajer selaku orang yang menangani langsung penerimaan order transaksi penjualan dari costumer dan bagian pelaksana yang sekaligus merangkap sebagai fungsi penagihan.</p>
<p><strong><em>2. </em><em>Mengumpulan dokumen system/operasi</em></strong></p>
<p>Selain interview kepada pihak terkait pada perusahaan, penulis juga mengumpulkan beberapa dokumen guna mendukung keakuratan informasi yang didapat sebelumnya. Pada fase ini penulis mengumpulkan beberapa dokumen yang dijadikan referensi dalam membangun system aplikasi penjualan dan pembelian, sebagai contoh mencari beberapa referensi buku yang berkaitan dengan software atau aplikasi yang akan digunakan membuat program tersebut. Selain itu penulis juga mencari beberapa dokumentasi dan bukti-bukti transaksi yang berkaitan dengan prosedur penjualan dan pembelian yang telah dilaksanakan oleh CV. Karya Bangun Wahana.</p>
<p><strong><em>3. </em></strong><strong><em>Menggunakan quisioner</em></strong></p>
<p>Sejauh ini penulis melakukan dua langkah yang telah dijelaskan diatas. Untuk penggunaan quisioner sendiri penulis belum melakukannya karena pengumpulan informasi masih bisa dilakukan langsung kepada pihak terkait.</p>
<p><strong><em>4. </em></strong><strong><em>Mengamati system dan keterlibatan personal</em></strong></p>
<p>Pada fase ini penulis mengamati sistem serta keterlibatan sistem tersebut sebagai proses berinteraksi dengan empat Entity yaitu Calon Pelanggan, Karyawan Pelaksana, Bagian Administrasi, Bagian Keuangan, dan Pimpinan/Direktur.</p>
<p>Sistem menerima Input berupa :</p>
<ul>
<li>faktur pengiriman barang kepada pelanggan</li>
<li>Surat order pembelian</li>
<li>pencatatan pembelian bahan baku</li>
</ul>
<p>Sistem mengeluarkan Output berupa :<br />
•    Informasi pengiriman barang</p>
<ul>
<li>Informasi biaya-biaya yang dikeluarkan untuk pembelian bahan baku</li>
<li>Laporan hasil penjualan yang terjadi pada periode tertentu sesuai dengan yang diinginkan.</li>
</ul>
<p><strong><em>5. </em></strong><strong><em> Menggunakan pertanyaan who, what, where, when, how dan why</em></strong></p>
<p>Pada fase ini penulis menyediakan beberapa pertanyaan yang nantinya akan dijadikan sebagai alat pembantu menyelesaikan tujuan akhir dari proses pembuatan system aplikasi yang akan dibuat. Berikut ini contoh beberapa pertanyaan tersebut antara lain :</p>
<ol>
<li>(what) Apa tujuan dibuatnya aplikasi system penjualan dan pembelian ini?</li>
<li>(why) Mengapa kita perlu membuat pencatatan proses penjualan dan pembelian secara  komputerisasi ?</li>
</ol>
<ol>
<li>(where) Dimana program aplikasi ini akan      dijalankan?</li>
<li>(when) Kapan program aplikasi ini dipergunakan?</li>
<li>(how) Bagaimana cara menyajikan laporan agar      labih akurat?</li>
<li>(Who)Siapa saja pengguna dalam sistem yang dibuat?</li>
</ol>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/wanabeauty.wordpress.com/52/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/wanabeauty.wordpress.com/52/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/wanabeauty.wordpress.com/52/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/wanabeauty.wordpress.com/52/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/wanabeauty.wordpress.com/52/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/wanabeauty.wordpress.com/52/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/wanabeauty.wordpress.com/52/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/wanabeauty.wordpress.com/52/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/wanabeauty.wordpress.com/52/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/wanabeauty.wordpress.com/52/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/wanabeauty.wordpress.com/52/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/wanabeauty.wordpress.com/52/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/wanabeauty.wordpress.com/52/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/wanabeauty.wordpress.com/52/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=wanabeauty.wordpress.com&amp;blog=5901222&amp;post=52&amp;subd=wanabeauty&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://wanabeauty.wordpress.com/2009/05/24/judul-project-akhir/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/ef9329ce62dff5a1d31d5c1803a9e8b7?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">wanabeauty</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Asumsi Peranan Menganalisis Sistem</title>
		<link>http://wanabeauty.wordpress.com/2009/05/24/bab-i-ppt/</link>
		<comments>http://wanabeauty.wordpress.com/2009/05/24/bab-i-ppt/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 24 May 2009 06:27:08 +0000</pubDate>
		<dc:creator>wanabeauty</dc:creator>
				<category><![CDATA[APSI]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://wanabeauty.wordpress.com/?p=49</guid>
		<description><![CDATA[BAB I ASUMSI PERANAN MENGANALISIS SISTEM TOPIK PEMBAHASAN ANTARA LAIN : Sistem Informasi Fase Analisa dan Perancangan Perlisa dan Perancangan baikan Sistem Tool CASE Metodologi Alternatif Informasi Informasi adalah sebuah sumber organisasi di mana harus diatur secara baik seperti sumber daya lainnya. Biaya informasi dihubungkan dengan proses informasi tersebut. Proses informasi harus diatur untuk mendapatkan [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=wanabeauty.wordpress.com&amp;blog=5901222&amp;post=49&amp;subd=wanabeauty&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p align="center"><strong>BAB I</strong></p>
<p align="center"><strong>ASUMSI PERANAN MENGANALISIS SISTEM</strong></p>
<p align="center"><strong> </strong></p>
<p>TOPIK PEMBAHASAN ANTARA LAIN :</p>
<p>Sistem Informasi</p>
<ul>
<li>Fase Analisa dan Perancangan</li>
<li>Perlisa dan Perancangan</li>
<li>baikan Sistem</li>
<li>Tool CASE</li>
<li>Metodologi Alternatif</li>
</ul>
<p><strong>Informasi</strong></p>
<p>Informasi adalah sebuah sumber organisasi di mana harus diatur secara baik seperti sumber daya lainnya. Biaya informasi dihubungkan dengan proses informasi tersebut. Proses informasi harus diatur untuk mendapatkan keunggulan potensial informasi.</p>
<p><strong>Kategori</strong></p>
<p>Ada delapan kategori dalam sistem informasi, yaitu:</p>
<ol>
<li>Transactions Processing System (TPS)</li>
<li>Office Outomation System (OAS)</li>
<li>Knowledge Work System (KWS)</li>
<li>Management Information System (MIS)</li>
<li>Decision Support System (DSS)</li>
<li>Expert System (ES)</li>
<li>Group Decision Support System (GDSS)</li>
<li>Executive Support System (ESS)</li>
</ol>
<p><strong>Teknologi Baru</strong></p>
<p>Teknologi baru diintegrasikan dengan sistem tradisional. Contohnya:</p>
<ol>
<li>E-Commerce menggunakan Web untuk melakukan transaksi bisnis</li>
<li>Enterprise Resource Planning (ERP), mengintegrasikan banyak sistem informasi yang berbeda dalam suatu perusahaan</li>
<li>Peralatan wireless and handheld, termasuk mobile commerce (mcommerce)</li>
<li>Open source software</li>
</ol>
<p><strong>Keuntungan Menggunakan Web</strong></p>
<p>Keuntungan menggunakan web antara lain:</p>
<ol>
<li>Meningkatkan kepedulian terhadap ketersediaan layanan, produk, orang atau group</li>
<li>24 jam akses users</li>
<li>Desain interface standard</li>
<li>Menciptakan sistem global</li>
</ol>
<p><strong>ANALISA DAN PERANCANGAN SISTEM</strong></p>
<p>Analisa dan perancangan sistem adalah sebuah pendekatan sistematik untuk mengidentifikasi masalah, kesempatan, tujuan, analisa aliran informasi  organisasi, dan merancang sistem informasi terkomputer untuk menyelesaikan sebuah masalah.</p>
<p><strong>Analisa Sistem</strong></p>
<p>Analisa sistem berfungsi sebagai:</p>
<ul>
<li>Konsultan bisnis</li>
<li>Men-support para expert dalam bisnis</li>
<li>Agen perubahan</li>
</ul>
<p>Analisa sistem adalah problem solvers, dan membutuhkan keahlian komunikasi. Analisa sistem harus beretika dengan user dan konsumen.<strong> </strong></p>
<p><strong>SIKLUS HIDUP PENGEMBANGAN SISTEM</strong></p>
<p>Siklus hidup pengembangan sistem adalah sebuah pendekatan sistem untuk menyelesaikan masalah bisnis. Siklus hidup pengembangan sistem terdiri dari 7 fase dan setiap fase mempunyai aktifitas yang unik. fase-fase tersebut antara lain sebagai berikut :<br />
<span id="more-49"></span><!--more--><br />
<strong>Fase 1</strong></p>
<p><strong>Pengenalan</strong></p>
<ul>
<li>Masalah</li>
<li>Kesempatan</li>
<li>Tujuan</li>
</ul>
<p><strong>Keterlibatan Personal</strong></p>
<ul>
<li>Analisis sistem</li>
<li>Manajemen user</li>
<li>Manajemen sistem</li>
</ul>
<p><strong>Fase 2</strong></p>
<p>Fase 2 terdiri dari:</p>
<p>Menentukan Kebutuhan Informasi</p>
<ul>
<li>Interview manajemen, operasi dan personal</li>
<li>Mengumpulkan dokumen sistem/operasi</li>
<li>Menggunakan questioner</li>
<li>Mengamati sistem dan keterlibatan personal</li>
<li>Menggunakan pertanyaan who, what, where, when, how, dan why.</li>
</ul>
<p><strong>Keterlibatan Personal</strong></p>
<ul>
<li>Analisis sistem</li>
<li>Manajemen user</li>
<li>Pekerja operasi</li>
<li>Manajemen sistem</li>
</ul>
<p><strong>Fase 3</strong></p>
<p>Fase 3 terdiri dari:</p>
<p><strong>Analisa Kebutuhan sistem</strong></p>
<ul>
<li>Membuat data flow diagrams</li>
<li>Dokumen prosedur logik untuk proses data flow diagram</li>
<li>Melengkapi kamus data/data dictionary</li>
<li>Membuat keputusan semistruktur</li>
<li>Mempersiapkan dan mempresentasikan proposal sistem</li>
<li>Merekomendasikan solusi optimal ke manajemen</li>
</ul>
<p><strong>Keterlibatan Personal</strong></p>
<ul>
<li>Analisis sistem</li>
<li>Manajemen user</li>
<li>Manajemen sistem</li>
</ul>
<p><strong>Fase 4</strong></p>
<p>Fase 4 terdiri dari:</p>
<p><strong>Merancang Sistem yang Direkomendasikan</strong></p>
<ul>
<li>Melakukan desain user interface
<ul>
<li>Desain output</li>
<li>Desain input</li>
<li>Desain control sistem</li>
<li>Desain file dan atau database</li>
<li>Menghasilkan spesifikasi program</li>
<li>Menghasilkan tabel atau pohon keputusan</li>
</ul>
</li>
</ul>
<p><strong>Keterlibatan Involved</strong></p>
<ul>
<li>Analyst</li>
<li>System designer</li>
<li>User management</li>
<li>User operations workers</li>
<li>System management</li>
</ul>
<p><strong>Fase 5</strong></p>
<p>Fase terdiri dari:</p>
<p><strong>Mengembangkan dan Mendokumentasikan Program</strong></p>
<ul>
<li>Desain program komputer menggunakan structure charts, Nassi-Schneiderman</li>
<li>Pembuatan desain program</li>
<li>Pembuatan program komputer</li>
<li>Dokumentasi software dengan help files, procedure manuals, dan Web sites dengan Frequently Asked Questions</li>
</ul>
<p><strong>Keterlibatan Personal</strong></p>
<ul>
<li>Analisis sistem</li>
<li>Disainer sistem</li>
<li>Programmers</li>
<li>Manajemen sistem</li>
</ul>
<p><strong>Fase 6</strong></p>
<p>Fase 6 terdiri dari:</p>
<p><strong>Testing dan Implementasi Sistem </strong></p>
<ul>
<li>Test and debug program komputer</li>
<li>Test sistem komputer</li>
<li>Peningkatan sistem</li>
</ul>
<p><strong>Keterlibatan personal</strong></p>
<ul>
<li>Analisis sistem</li>
<li>Desainer sistem</li>
<li>Programer</li>
<li>Manajemen sistem</li>
</ul>
<p><strong>Fase 7</strong></p>
<p>Fase 7 terdiri dari</p>
<p><strong>Implementasi dan Evaluasi Sistem </strong></p>
<ul>
<li>Konversi rencana</li>
<li>Pelatihan user</li>
<li>Pembelian dan installasi perangkat baru</li>
<li>Meng-convert files</li>
<li>Melakukan review dan evaluasi sistem</li>
</ul>
<p><strong>Keterlibatan Personal</strong></p>
<ul>
<li>Analisis sistem</li>
<li>Desainer sistem</li>
<li>Programmer</li>
<li>Manajemen user</li>
<li>Pekerja operasi</li>
<li>Manajemen sistem</li>
</ul>
<p><strong>PERBAIKAN SISTEM</strong></p>
<p><strong><em>Rapid Application Development</em></strong><em> </em></p>
<p>Rapid Application Development (RAD) adalah pendekatan orientasi objek untuk pengembangan sistem.</p>
<p><strong><em>Maintenance Sistem</em></strong><em> </em></p>
<p>Maintenance sistem adalah menghilangkan error yang tidak terdeteksi dan meningkatkan software yang ada. Waktu yang dihasilkan maintenance biasanya berkisar 48-60 persen dari waktu total.</p>
<p><strong><em>PENINGKATAN SISTEM</em></strong><em> </em></p>
<p>Sistem ditingkatkan karena dengan alas an sebagai berikut:</p>
<ul>
<li>Menambah fitur tambahan pada sistem</li>
<li>Kebutuhan bisnis dan pemerintah berubah setiap waktu</li>
<li>Teknologi, hardware, dan software berubah sangat cepat</li>
</ul>
<ul>
<li><strong>TOOL CASE</strong></li>
</ul>
<p>Tool CASE adalah otomatis, paket software secara microcomputer untuk analisa dan desain sistem. Empat alasan penggunaan tool CASE adalah:</p>
<ol>
<li>Untuk meningkatkan produktifitas analisis sistem</li>
<li>Perantara komunikasi antara analisis dan user</li>
<li>Menyiapkan kontinuitas diantara fase siklus hidup</li>
<li>Untuk mengetahui pengaruh dari maintenance</li>
</ol>
<p><strong>Kategori Tool CASE</strong></p>
<p>Tool CASE dibagi menjadi beberapa kategori yaitu:</p>
<ul>
<li>Upper CASE (disebut juga front-end CASE) digunakan untuk melakukan analisa dan desain.</li>
<li>Lower CASE (disebut juga back-end CASE). Tool ini meng-genarate kode sumber bahasa program dari desain CASE.</li>
<li>Integrated CASE, melakukan fungsi upper dan lower CASE.</li>
</ul>
<p><strong><em>Upper CASE</em></strong><em> </em></p>
<p>Tool Upper CASE terdiri dari:</p>
<ul>
<li>Create dan modifikasi desain sistem</li>
<li>Penyimpanan data dalam sebuah gudang proyek</li>
<li>Gudang adalah sebuh kumpulan records, elements, diagrams, screens, reports, dan informasi lainnya</li>
<li>These CASE tools memenuhi kebutuhan model organisasi dan mendefinisikan batasan-batasan sistem.</li>
</ul>
<p><strong><em>LOWER CASE</em></strong><em></em></p>
<ul>
<li>Tool Lower CASE men-genarate kode sumber bahasa komputer dari desain CASE</li>
<li>Kode sumber biasanya degenerate di beberapa bahasa.</li>
</ul>
<p><strong>KEUNTUNGAN GENERATE KODE</strong></p>
<p>Antara lain sebagai berikut:</p>
<ol>
<li>Waktu untuk mengembangkan penurunan sistem baru</li>
<li>Waktu maintenance kode generate lebih sedikit dibandingkan dengan maintenance sistem tradisional</li>
<li>Program komputer bisa di-generate dalam lebih dari satu bahasa</li>
<li>Desain CASE dibeli dari vendor pihak ketiga dan menyesuaikan kebutuhan organisasi</li>
<li>Kode generate adalah bebas dari error kode program</li>
</ol>
<p><strong><em>REVERSE ENGINEERING</em></strong><em></em></p>
<p>Reverse engineering adalah men-generate desain CASE dari kode program komputer. Kode sumber/source code diamati, dianalisa, dan dikonversikan ke dalam entitas gudang.</p>
<p><strong>HASIL REVERSE ENGINEERING</strong></p>
<p>Hasil reverse engineering tergantung dari tool yang digunakan.</p>
<ul>
<li>Struktur dan elemen data, menggambarkan file-file dan record yang disimpan oleh sistem</li>
<li>Perancangan layar, bila program sedang on-line</li>
<li>Laporan layout untuk batch program</li>
<li>Rencana struktur yang menunjukkan hirarki modul-modul di dalam program</li>
<li>Perancangan basisdata dan hubungannya</li>
</ul>
<p><strong>KEUNTNGAN REVERSE ENGINEERING</strong></p>
<p>Mempunyai beberapa keutungan, antara lain sebagai berikut:</p>
<ol>
<li>Waktu yang digunakan dalam pemeliharaan sistem bisa dikurangi</li>
<li>Dokumentasi, yang sebelumnya belum ada atau hanya minimal untuk program lama, bisa dilakukan</li>
<li>Menciptakan program terstruktur dari program tak terstruktur atau kode komputer terstruktur yang tidak tepat</li>
<li>Perubahan-perubahan yang terjadi dalam pemeliharaan di masa dating lebih mudah dibuat</li>
<li>Analisis bisa ditampilkan atas sistem untuk mengurangi bagian yang tidak perlu dari kode komputer.</li>
</ol>
<p><strong>ANALISA DAN PERANCANGAN SISTEM BERORIENTASI OBJEK</strong></p>
<p>Analisa dan desain berorientasi objek (object-oriented) digunakan untuk membuat program berorientasi objek. Pemrograman O-O tidak hanya mencakup kode tentang data, namun juga instruksi tentang operasi yang harus ditampilkan atasnya.</p>
<p><strong>Tipe Analisa dan Desaian O-O</strong></p>
<p>Ada tiga tipe analisa dan desain O-O :</p>
<ol>
<li>Analisa berorientasi objek/object –oriented analysis (OOA)</li>
<li>Desain berorientasi objtasi O_ek/object-oriented desain (OOD)</li>
<li>Unified Modeling Language (UML), suatu bahasa standar pemodelan berorientasi objek.</li>
</ol>
<p><strong>Analisa dan Desain Alami</strong></p>
<p>Analisa dan desain terstruktur menampilkan suatu pendekatan sistematis pengembangan sistem dalam suatu siklus alami. Pendektesian error analisa dan desain pada fase yang lebih tinggi dalam siklus hidup pengembangan sistem akan menimbulkan biaya yang lebih banyak untuk perbaikannya dibandingkan dengan pendeteksian pada fase lebih awal.</p>
<ul>
<li><strong>METODOLOGI ALTERNATIF</strong></li>
</ul>
<p>Metodologi Alternatif adalah tersedia untuk analisa sistem. Diantaranya:</p>
<ul>
<li>Prototyping</li>
<li>ETHICS</li>
<li>Project Champions</li>
<li>Soft System Mehtodology</li>
<li>Multi-View</li>
</ul>
<p><strong> </strong></p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/wanabeauty.wordpress.com/49/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/wanabeauty.wordpress.com/49/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/wanabeauty.wordpress.com/49/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/wanabeauty.wordpress.com/49/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/wanabeauty.wordpress.com/49/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/wanabeauty.wordpress.com/49/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/wanabeauty.wordpress.com/49/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/wanabeauty.wordpress.com/49/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/wanabeauty.wordpress.com/49/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/wanabeauty.wordpress.com/49/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/wanabeauty.wordpress.com/49/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/wanabeauty.wordpress.com/49/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/wanabeauty.wordpress.com/49/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/wanabeauty.wordpress.com/49/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=wanabeauty.wordpress.com&amp;blog=5901222&amp;post=49&amp;subd=wanabeauty&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://wanabeauty.wordpress.com/2009/05/24/bab-i-ppt/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/ef9329ce62dff5a1d31d5c1803a9e8b7?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">wanabeauty</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>ANALISIS DAN SISTEM INFORMASI</title>
		<link>http://wanabeauty.wordpress.com/2009/05/24/resume-bab-i-pendahuluan/</link>
		<comments>http://wanabeauty.wordpress.com/2009/05/24/resume-bab-i-pendahuluan/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 24 May 2009 05:46:19 +0000</pubDate>
		<dc:creator>wanabeauty</dc:creator>
				<category><![CDATA[APSI]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://wanabeauty.wordpress.com/?p=41</guid>
		<description><![CDATA[1. KONSEP DASAR SISTEM Ada dua pendekatan yang digunakan untuk mendefinisikan sebuah system, yaitu dengan pendekatan : Prosedur ‘’ Suatu system adalah jaringan kerja dati prosedur-prosedur yang saling berhubungan, berkumpul bersama-sama untuk melakukan suatu keinginan untuk menyelesaikan suatu sasaran tertentu”. Prosedur adalah “ Rangkaian operasi klerikal (tulis menulis), yang melibatkan beberapa orang dalam satu/lebih departemen [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=wanabeauty.wordpress.com&amp;blog=5901222&amp;post=41&amp;subd=wanabeauty&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p align="center"><strong> </strong></p>
<p align="center"><strong> </strong></p>
<p><strong>1. </strong><strong>KONSEP DASAR SISTEM</strong></p>
<p>Ada dua pendekatan yang digunakan untuk mendefinisikan sebuah system, yaitu dengan pendekatan :</p>
<ol>
<li>Prosedur ‘’ Suatu system adalah jaringan kerja dati prosedur-prosedur yang saling berhubungan, berkumpul bersama-sama untuk melakukan suatu keinginan untuk menyelesaikan suatu sasaran tertentu”.</li>
<li>Prosedur adalah “ Rangkaian operasi klerikal (tulis menulis), yang melibatkan beberapa orang dalam satu/lebih departemen yang digunakan untuk menjamin penanganan yang beragam dari transaksi-transaksi bisnis yang terjadi serta untuk menyelesaikan suatu kegiatan tertentu”.</li>
</ol>
<p>Urutan kegiatan digunakan untuk menjelaskan apa (<em>what</em>) yang harus dikerjakan, siapa (<em>who</em>) yang mengerjakannya, kapan (<em>when</em>) dikerjakan dan bagaimana (<em>how</em>) mengerjakannya.</p>
<p>Kedua defenisi tersebut benar dan tidak saling bertentangan, yang berbeda adalah cara pendekatannya. Pendekatan system yang merupakan kumpulan elemen-elemen/ komponen-komponen/ subsistem-subsistem merupakan defenisi yang lebih luas. Misalnya system akuntansi yang dapat terdiri dari beberapa subsistem-subsistem, yaitu subsistem akuntansi penjualan, subsistem akuntansi pembelian, subsistem akuntansi penggajian, subsistem akuntansi biaya, dan sebagainya.</p>
<p><strong>2. </strong><strong>KARAKTERISTIK SISTEM</strong></p>
<p>Suatu system mempunyai karakteristik atau sigat-sifat yang tertentu, yaitu :</p>
<ol>
<li>Komponen-komponen (<em>Components</em>)</li>
</ol>
<p>Terdiri dari sejumlah komponen yang saling berinteraksi, dan bekerja sama membentuk satu kesatuan. Komponen-komponen terdiri beberapa subsistem atau sub bagian, dimana setiap subsistem tersebut memiliki fungsi khusus dan akan mempengaruhi proses system secara keseluruhan.</p>
<ul>
<li>Masukan (<em> Input</em>)</li>
</ul>
<p>Energy yang dimasukkan kedalam system, masukan dapat berupa masukan perawatan (<em>maintenance input</em>) dan masukan sinyal (<em>signal input</em>). Contoh didalam system komputer  masukan perawatan adalah program, masukan sinyal adalah data.</p>
<ul>
<li>Keluaran (<em>Output</em>)</li>
</ul>
<p>Hasil dari energy yang diolah dan diklasifikasikan menjadi keluaran yang berguna dan sisa pembuangan. Contoh untuk system Komputer, panas yang dihasilkan adalah sisa pembuangan sedangkan informasi adalah keluaran yang berguna.</p>
<ul>
<li>Pengolah (<em>Process</em>)</li>
</ul>
<p>Suatu system dapat mempunyai suatu bagian pengolah yang akan merubah masukan menjadi keluaran. Contoh: sistem  akuntansi akan mengolah data-data transaksi menjadi laporan-laporan keuangan  dan laporan-laporan lain yang dibutuhkan manajemen.</p>
<ul>
<li>Sasaran (<em>Objectives</em>) atau tujuan (<em>Goal</em>)</li>
</ul>
<p>Suatu system pasti mempunyai tujuan/ sasaran. Sasaran dari system sangat menentukan sekali masukan yang dibutuhkan system dan keluaran yang akan menghasilkan system. Goal meluputi ruang lingkup yang luas, sedangkan objectives meluputi ruang lingkup sempit.<br />
<span id="more-41"></span><!--more--></p>
<p><strong>3. </strong><strong>KLASIFIKASI SISTEM </strong></p>
<ol>
<li>System tertentu (<em>Deterministic system</em>)</li>
</ol>
<p>Sistem tertentu beroperasi dengan tingkah laju yang sudah dapat diprediksi, interaksi deiantaea bagian-bagiannya dapat dideteksi dengan pasti sehingga keluarannya dapat diramalkan. Contoh: program komputer, melaksanakan secara tepat sesuai dengan rangkaian instruksinya.</p>
<ul>
<li>Sistem Probabilistik (<em>Probabilistic System</em>)</li>
</ul>
<p>Sistem yang input dan prosesnya dapat didefinisikan, tetapi output yang dihasilkan tidak dapat ditentukan dengan pasti; (selalu ada sedikit kesalahan/penyimpangan terhadap ramalan jalannya sistem). Contohnya sistem pemasaran.</p>
<ul>
<li>Sistem Terbuka (<em>Open System</em>)</li>
</ul>
<p>Sistem yang berhubungan dan terpengaruh dengan lingkungan luarnya. Sistem ini menerima masukan dan menghasilkan keluaran untuk lingkungan luar/subsistem yang lainnya, sehingga harus memiliki sistem pengendalian yang baik. Contohnya sistem keorganisasian memiliki kemampuan adaptasi (bisnis dalam menghadapi pasar yang berubah. Perusahaan yang tidak dapat menyesuaikan diri akan tersingkir).</p>
<ol>
<li>Sistem Tertutup (<em>Closed System</em>)</li>
<li>Relative Closed System</li>
</ol>
<p>Sistem yang tertutup tetapi tidak tertutup sama sekali untuk menerima pengaruh-pengaruh lain. Sistem ini dalam operasinya dapat menerima pengaruh dari luar yang sudah didefinisikan dalam batas-batas tertentu. Contohnya ssstem komputer (sistem ini hanya menerima masukan yang telah ditentukan sebelumnya, mengolahnya, dan memberikan keluaran yang juga telah ditentukan sebelumnya, tidak terpengaruh oleh gejolak di luar sistem).</p>
<ul>
<li>Artificial System</li>
</ul>
<p>Sistem yang meniru kejadian dalam sistem. Sistem ini dibentuk berdasarkan kejadian di alam di mana manusia tidak mampu melakukannya. Dengan kata lain tiruan yang ada di akam. Contohnya Sistem Artificial Intelligence, yaitu program komputer yang mampu membuat komputer seolah-olah berpikir. Sistem robotika dan lain-lain.</p>
<ol>
<li>Natural System : Sistem yang dibentuk dari kejadian alam. Contohnya laut, tata surya, dan lain-lain.</li>
<li>Manned System: Sistem penjelasan tingkah laku yang meliputi keiuktsertaan manusia. Sistem ini dapat digambarkan dalam cara-cara sebagai berikut:</li>
</ol>
<ul>
<li> <strong><em>Sistem Manusia-Manusia</em></strong>, sistem yang menitikberatkan hubungan antar manusia</li>
</ul>
<ul>
<li> <strong><em>Sistem Manusia-Mesin</em></strong>, sistem yang mengikutsertakan mesin untuk suatu tujuan</li>
</ul>
<ul>
<li> <strong><em>Sistem Mesin-Mesin</em></strong>, sistem yang otomatis di mana manusia mempunyai tugas untuk memulai dan mengakhiri sistem, sementara itu manusia dilibatkan juga untuk memonitor sistem. Mesin berinteraksi dengan mesin untuk melakukan beberapa akitfitas. Pengotomatisan ini menjadikan bertambah pentingnya konsep organisasi, di mana manusia dibebaskan dari tugas-tugas rutin atau tugas-tugas fisik yang berat.</li>
</ul>
<p>Perancang sistem ini lebih banyak mengunakan metode “<em>Relatively Closed dan Deterministic System</em>”, karena sistem ini dalam pengerjaannya lebih mudah meramalkan hasil yang akan diperoleh dan lebih mudah diatur dan diawasi.</p>
<p>Pada bidang sistem informasi, faktor komputer dan program komputer bisanya “ Relatively Closed dan Deterministic System”, tetapi faktor manusia sebagai pengolahnya adalah “Open Probabilistic System.</p>
<p><strong>4. </strong><strong>JENIS SISTEM</strong></p>
<p>Pada dasarnya jenis system dibagi menjadi dua jenis yaitu system alami (system matahari, system luar angkasa, system reproduksi dsb). Dan system buatan manusia (system hukum, system perpustakaan, system transportasi dll).</p>
<p>Sistem yang akan dipelajari disini adalah system yang terotomatisasi, yang merupakan bagian dari system buatan manusia dan berinteraksi atau dikontrol oleh satu/lebih komputer sebagai bagian dari system yang digunakan dalam masyarakat modern.</p>
<p>System teromomatisasi mempunyai sejumlah komponen yaitu <strong>Perangkat Keras</strong> (CPU, Disk,Terminal, Printer, Tape, dll); <strong>Perangkat Lunak </strong>(system operasi, system database, program pengontrol komunikasi, program aplikasi dll; <strong>personil</strong> (yang mengoperasikan system, menyediakkan masukan, mengkonsumsi keluaran , dan melakukan aktigitas manual yang mendukung system; <strong>data</strong> (yang harus tersimpan dalam system selama jangka waktu tertentu); dan <strong>prosedur</strong> (instruksi danb kebijakan untuk mengoperasikan system).</p>
<p>System terotomatisasi terbagi dalan sujumlah kategori yaitu :</p>
<ol>
<li><strong>On-Line system</strong>, system yang menerima secara langsung masukan pada area dimana mereka dimasukan dan menghasilkan keluaran (yang dapat berupa hasil komputasi) id area, dimana mereka diperlukan. Area sendiri dapat terpisah-pisah dalam skala misalnya kilometer, biasanya digunakan bagi reservasi angkutan udara, perbankan, dan lain-lain.</li>
<li><strong>Real-Time system</strong>, system yang mekanisme pengontrolan, perekaman data, dan pemrosesan yang sangat cepat dengan hasil yang dapat diterima dalam waktu yang relatif sama. Perbedaannya dengan system on-line adalah satuan waktu yang digunakan real time biasanya seperseratus dan seperseribu detik sedangkan on-line masih dalam skala detik. Digunakan untuk system airport traffic controller, peluru kendali, dll. Perbedaan lainnya adalah on-line biasanya berinteraksi dengan pemekai, sedangkan real-time berinteraksi dengan pemakai dan lingkungan dipetakan.</li>
<li><strong>Decision support system + strategic planning systems</strong>, system yang memproses transaksi organisasi secara harian, membantu para manajer mengambil keputusan, mengecvaluasi, dan menganalisis tujuan organisasi. Digunakan untuk system penggajian, system pemasaran, system akuntansi, dan system produksi. Biasanya berbentuk paket statistic, paket pemesanan, dll. System ini tidak hanya merekam dan menampilkan informasi dalam bentuk grafik (table, chart) sebagaimana laporan konvensional. <strong> </strong></li>
<li><strong>Knowladge-Based system</strong>, program computer yang dibuat mendekati kemampuan dan pengetahuan seorang pakar. Umumnya menggunakan perangkat keras dan perangkat lunak khusus seperti LISP dan PROLOG.<strong> </strong></li>
</ol>
<p><strong> </strong></p>
<p><strong>5. </strong><strong>PELAKU SISTEM</strong></p>
<p>Pelaku sistem terdiri dari tujuh kelompok, yaitu:</p>
<p><strong>a. </strong><strong>Pemakai</strong></p>
<p>Pemakai adalah pelaku yang terpenting karena sistem diciptakan untuk pemakai dan melalui komunikasi dengan pemakai sistem dibuat dan dirancang hingga mencapai bentuk terakhir. Pada umumnya pemakai dibagi menjadi tiga jenis, yaitu:</p>
<ul>
<li><strong>Operasional</strong>, yang penting adalah bagaimana warnanya, seperti apa perangkat masukannya dan hal spesifik lainnya (umunya user tidak akrab dengan sistem secara keseluruhan dan cenderung lebih kea rah system detil).</li>
<li><strong>Pengawas</strong>, yang penting bagaimana mereka dapat mengawasi sistem bekerja dan bagaimana performansi pemakai operasional mengoperasikan sistem.</li>
<li><strong>Eksekutif</strong>, secara umum mereka tidak terlalu akrab dan terkait secara langsung dengan pengembangan sistem. Biasanya label ini lebih berminat pada yang sifatnya strategik dan konsep sistem secara global, misalnya kesempatan untuk berkompetisi, produk baru yang bisa mereka dapatkan dari sistem baru.</li>
</ul>
<p><strong>b. </strong><strong>Manajemen</strong></p>
<p>Umunya terdiri dari tiga jenis manajemen, yaitu <strong>manajemen pemakai</strong> (menangani pemakaian di mana sistem baru diciptakan), <strong>manajemen sistem</strong> (terlibat dalam pengembangan sistem itu sendiri), dan <strong>manajemen umum</strong> (yang terlibat dalam strategi perencanaan sistem dan sistem pendukung pengambilan keputusan).<strong> </strong></p>
<p><strong>c. </strong><strong>Pemeriksa</strong></p>
<p>Ukuran sistem yang dikerjakan dan bentuk alami organisasi di mana sistem tersebut diimplementasikan dapat menentukan kesimpulan perlu tidaknya pemeriksa. Pemeriksa biasanya menentukan segala sesuatunya berdasarkan ukuran standar yang dikembangkan pada banyak perusahaan sejenis.</p>
<p><strong>d. </strong><strong>Penganalisa Sistem </strong></p>
<p>Fungsi-fungsinya adalah sebagai <strong>arkelog </strong>(yang menelusuri bagaimana sebenarnya sistem lama berjalan, bagaimana sistem tersebut dijalankan dan segala hal yang menyangkut sistem lama), <strong>inovator</strong> (membantu mengembangkan dan membuka wawasan pemakai bagi kemungkianan-kemungkinan lain), <strong>mediator</strong> (menjalankan fungsi komunikasi dari semua level yaitu pemakai, manajer, pemrogram, pemeriksa dan pelaku sistem lainnya yang mungkin belum mempunyai sikap dan cara pandang yang sama), dan <strong>pimpinan proyek</strong> (sebgai personil yang lebih berpengalaman dari pemrogram dan ditunjuk dalam pekerjaan lebih dulu sebelum pemrogram bekerja).</p>
<p><strong>e. </strong><strong>Pendesain Sistem</strong></p>
<p>Pendesain sistem menerima hasil penganalisa sistem (kebutuhan pemakai tidak berorientasi pada teknologi tertentu), yang kemudian ditransformasikan ke desain arsitektur tingkat tinggi dan tidak diformulasikan oleh pemrograman.</p>
<p><strong>f. </strong><strong>Pemrogram</strong></p>
<p>Setelah penganlisa sistem memberikan hasil kerjanya dan kemudian diolah oleh pendesain sistem baru, pemrograman dapat mulai bekerja.</p>
<p><strong>g. </strong><strong>Personil Pengoperasian</strong></p>
<p>Bertugas dan bertanggung jawab di pusat komputer misalnya jaringan, keamanan perangkat keras, keamanan perangkat lunak, pencetakan dan back-up. Kadang-kadang pelaku sistem ini memang tidak diperlukan karena sistem yang berjalan tidak besar dan tidak membutuhkan kualifikasi khusus untuk menjalankan sistem.</p>
<p><strong>6. </strong><strong>INFORMASI</strong></p>
<p>Informasi dapat diibaratkan sebagai darah yang mengalirdi dalam tubuh manusia, seperti halnya informasi di dalam sebuah perusahaan yang sangat penting untuk mendukung kelangsungan perkembangannya, sehingga terdapat alas an bahwa informasi sangat dibutuhkan bagi sebuah perusahaan.</p>
<p>Akibat bila kurang mendapatkan informasi, dalam waktu tertentu perusahaan akan mengalami ketidakmampuan mengontrol sumber daya, sehingga dalam mengambil keputusan-keputusan strategis sangat terganggu, yang pada akhirnya akan mengalami kekalahan dalam bersaing dengan lingkungan pesaingnya. Di samping itu, sistem informasi yang dimiliki seringakali tidak dapat bekerja dengan baik. Masalah utamanya adalah bahwa sistem informasi tersebut terlalu banyak informasi yang tidak bermanfaat (sistem terlalu banyak data). Memahami konsep dasar informasi adalah sangat penting (vital) dalam mendesain sebuah sistem informasi yang efektif (<em>effective business system</em>). Menyiapkan langkah/metode dalam menyediakan informasi yang berkualitas adalah tujuan dalam mendesain sistem baru.</p>
<p><strong>Data VS Informasi</strong></p>
<p>a.  Data adalah deskripsi dari sesuatu dan kejadian yang dihadapi.</p>
<p>b.  Data bisnis (<em>business data</em>) adalah deskripsi organisasi tentang sesuatu (<em>resources</em>) dan kejadian (<em>transactions</em>) yang terjadi.</p>
<ol>
<li>Data adalah kenyataan yang menggambarkan suatu kejadian-kejadian dan kesatuan nyata. Kejadian (<em>event</em>) adalah sesuatu yang terjadi pada saat tertentu. Sebagai contoh, dalam dunia bismis kejadian-kejadian nyata yang sering terjadi adalah perubahan dari suatu nilai yang disebut dengan transaksi. Misalnya penjualan adalah transaksi perubahan nilai barang menjadi nilai uang atau nilai piutang dagang. Kesatuan nyata (<em>fact and entity</em>) adalah berupa suatu objek nyata seperti tempat, benda, dan orang yang betul-betul ada dan terjadi.</li>
</ol>
<p>Sumber dari informasi adalah data. Data merupakan bentuk jamak dari bentuk tunggal data-item. Data merupakan bentuk yang belum dapat memberikan manfaat yang besar bagi penerimanya, sehingga perlu suatu model yang nantinya akan dikelompokkan dan diproses untuk menghasilkan informasi. Hal tersebut dapat dilihat dalam contoh kasus sebagai berikut:</p>
<p>Di dalam kegiatan suatu perusahaan, dari hasil transaksi penjualan oleh sejumlah salesman, dihasilkan sejumlah faktor-faktor yang merupakan data dari penjualan pada suatu periode tertentu. Faktur-faktur penjualan tersebut masih belum dapat memberikan informasi yang baik bagi manajemen. Untuk pengambilan keputusan bagi manajemen, maka faktur-faktur tersebut harus diolah lebih lanjut untuk menjadi suatu informasi. Sesudah diolah, akan dapat diperoleh informasi, antara lain meliputi:</p>
<p>a.  Laporan penjualan dari setiap salesman, yang berfungsi untuk memberikan besarnya komisi dan bonus</p>
<p>b.  Laporan penjualan setiap daerah, yang berfungsi untuk pelaksanaan promosi dan periklanan</p>
<ol>
<li>Laporan penjualan setiap jenis barang, yang berfungsi untuk mengontrol persediaan barang dan untuk mengevaluasi barang yang tidak/kurang laku terjual.</li>
</ol>
<p><strong> </strong></p>
<ol>
<li><strong>PENGOLAHAN DATA (<em>DATA PROCESSING</em>)</strong></li>
</ol>
<p>Operasi yang dilakukan dalam pengolahan data:</p>
<p><strong>Data Input</strong></p>
<ol>
<li><em>Recording</em> transaction data kesebuah pengolahan data medium (contoh, punching number ke dalam kalkulator).<strong> </strong></li>
<li><em>Coding</em> transaction data ke dalam bentuk lain (contoh, converting atribut kelamin female ke huruf F).<strong> </strong></li>
<li><em> Storing</em> data or information untuk pengambilan keptusan (informasi yang mungkindibutuhkan untuk di masa yang akan dating). <strong> </strong></li>
</ol>
<p><strong>Data Transformation</strong></p>
<ol>
<li><em>Calculating</em>, operasi aritmatik terhadap data field</li>
<li><em>Summarizing</em>, proses akumulasi beberapa data (contoh, menjumlah jumlah jam kerja setiap hari dalam seminggu menjadi nilai total jam kerja seminggu).</li>
<li><em>Classifying</em> data group-group tertentu:</li>
</ol>
<ul>
<li><em>Categorizing</em> data ke dalam group berdasar karakteristik tertentu (contoh, pengelompokkan data mahasiswa berdasar semester aktif).</li>
<li><em>Sorting </em>data ke dalam bentuk yang berurutan (contoh, pengurutan nomor induk karayawan secara ascending).</li>
<li><em>Marging </em>untuk dua atau lebih set data berdasar criteria tertentu (menggabungkan data penjualan bulan Januari, Februari dan Maret ke dalam groupntriwulan).</li>
<li><em>Matching</em> data berdasar keinginan pengguna terhadap group data (contoh, memilih semua karyawan yang total pendapatannya lebih dari 15 juta pertahun).</li>
</ul>
<p><strong>Information Output</strong></p>
<ol>
<li><em>Displayingresult</em>, menampilkan informasi yang dibutuhkan pemakai melalui monitor/cetakan</li>
<li><em>Reproducing</em>, penyimpanan data yang digunakan untuk pemakai lain yang membutuhkan</li>
<li><em>Telecommunicating</em>, penyimpanan data secara elektronik melalui saluran komunikasi</li>
</ol>
<p><strong>8. </strong><strong>SIKLUS INFORMASI</strong></p>
<p>Untuk memperoleh informasi yang bermanfaat bagi penerimanya, perlu untuk dijelaskan bagaimana siklus yang terjadi dalam menghasilkan informasi. Pertama-tama yang dimasukkan ke dalam model umumnya memiliki urutan proses tertentu dan pasti, setelah diproses akan dihasilkan informasi tertentu yang bermanfaat bagi penerima (level management) sebagai dasar dalam  membuat suatu keputusan atau melakukan tindakan tertentu.</p>
<p>Dari keputusan/tindakan tertentu akan menghasilkan kebijakan-kebijakan teretntu yang akan digunakan kembali sebagai data yang akan nantinya akan dimasukkan ked ala model (proses), begitu seterusnya. Dengan demikian akan membentuk suatu siklus informasi (<em>information cyle</em>),</p>
<p><strong> </strong></p>
<p><strong>Kualitas Informasi</strong></p>
<p>Kualitas informasi (<em>quality of information</em>) sangat dipengaruhi oleh 3 hal, yaitu:</p>
<p>a.  <strong>Relevan (<em>relevancy</em></strong></p>
<p>Berarti informasi harus memberikan manfaat bagi pemakainya. Relevansi informasi untuk tiap-tiap orang satu dengan lainnya berbeda. Misalnya informasi mengenai sebab-musabab kerusakan mesin produksi kepada akuntan perusahaan adalah kurang relevan dan akan lebih relevan bila ditujukan kepada ahli teknik perusahaan.</p>
<p>b.  <strong>Akurat (<em>accuracy</em>)</strong></p>
<p>Informasi harus bebas dari kesalahan-kesalahan dan tidak bias/menyesatkan, dan harus jelas mencerminkan maksudnya. Keidakakuratan dapat terjadi karena sumber informasi (data) mengalami gangguan/kesengajaan sehingga merusak/merubah dat-data asli tersebut.</p>
<p><strong>Komponen akurat:</strong></p>
<ul>
<li>Completeness; <em>Are necessary message items present</em>?</li>
</ul>
<p>Berarti informasi yang dihasilkan atau dibutuhkan harus memiliki kelengkapan yang baik, karena bila informasi yang dihasilkan sebagian-sebagian tentunya akan mempengaruhindalam pengambilan keputusan atau menentukan tindakan secara keselruhan,sehingga akan berpengaruh terhadap kemampuannya untuk mengontrol atau memecahkan suatu masalah dengan baik.</p>
<ul>
<li>Correctness; <em>Are message items correct</em>?</li>
<li>Security; <em>Did the message reach all or only the intended system users</em>?</li>
</ul>
<ol>
<li><strong>Tepat waktu (<em>timeliness</em>)</strong></li>
</ol>
<p>Informasi yang dihasilkan tidak boleh terlambat (using). Informasi yang usang tidak mempunyai nilai yang baik, sehingga kalau digunakan sebagai dasar pengambilan keputusan akan berakibat fatal/kesalahan dalam keputusan/tindakan. Kondisi demikian menyebabkan mahalnya nilai suatu inforamasi, sehingga kecepatan untuk mendapatkan, mengolah dan mengirimkannya memerlukan teknologi-teknologi tertentu.</p>
<p>How quickly input transformed to correct output?</p>
<p>d.  <strong>Ekomonis (<em>Economy</em>)</strong></p>
<p><em>What level of resources is needed to move information through the problem-solving cycle</em>?<em> </em></p>
<p>e.  <strong>Dapat dipercaya (<em>Reliability</em>)</strong></p>
<p><strong> </strong></p>
<p><strong>Nilai Informasi</strong></p>
<p>Nilai informasi yang dibutuhkan dari: Manfaat (<em>use</em>) dan Biaya (<em>cost</em>). Suatu informasi dikatakan bernilai bila manfaatnya lebih efektif dibandingkan dengan biaya mendapatkannya dan sebagian besar informasi tidak dapat ditaksir keuntungannya dengan satuan uang, tetapi dapat ditaksir nilai efektivitasnya. Pengukurannya dapat menggunakan analisis <em>cost effectivenesslcost benefit</em>.</p>
<p><strong>Informasi dan Tingkat Manajemen</strong></p>
<p>Berdasarkan tingkatan manajemen, informasi dapat dikelompokkan berdasar penggunanya, yaitu:</p>
<p>a.  Informasi Strategis</p>
<p>Digunakan untuk mengambil keputusan jangka panjang, mencakup informasi eksternal (tindakan pesaing, langganan), rencana perluasan perusahaan dan sebagainya.</p>
<p>b.  Informasi Taktis</p>
<p>Digunakan untuk mengambil keputusan jangka menengah, mencakup informasi trend penjualan yang dapat dipakai untuk menyusun rencana-rencana penjualan.</p>
<ol>
<li>Informasi Teknis</li>
</ol>
<p>Digunakan untuk keperluan operasional sehari-hari, informasi persediaan stock, retur penjualan dan laporan kas harian.</p>
<p><strong>Sistem Informasi</strong></p>
<p>Dapat didefinisikan sebagai:</p>
<p>a.  Suatu sistem yang dibuat oleh manuasi terdiri dari komponen-komponen dalm organisasi untuk mencapai suatu tujuan yaitu  menyajikan informasi.</p>
<p>b.  Sekumpulan prosedur organisasi yang pada saal dilaksanakan akan memberikan informasi bagi pengambil keputusan dan/atau untukmengendalikan organisasi.</p>
<ol>
<li>Suatu sistem di dalam suatu organisasi yang mempertemukan kebutuhan pengolahn transaksi, mendukung operasi, bersifat manajerial, dan kegiatan strategi dari suatu organisasi dan menyediakan pihak luar tertentu dengan lapotan-laporan yang diperlukan.</li>
</ol>
<p><strong>Manfaat Sistem Informasi</strong></p>
<p>a.  <strong>Organisasi; </strong>Untuk mengolah transaksi-transaksi, mengurangi biaya, dan menghasilkan pendapatan sebagai salah satu produk atau pelayanan mereka.</p>
<p>b.  <strong>Bank; </strong>Untuk mengolah cek-cek nasabah dan membuat berbagai laporan rekenig Koran dan trasaksi yang terjadi.</p>
<ol>
<li><strong>Perusahaan;</strong> Untuk mempertahankan pada tingkat paling rendah agar konsisten dengan jenis barang yang tersedia.</li>
</ol>
<p><strong> </strong></p>
<p><strong>9. </strong><strong>ANALISIS DAN DESAIN SISTEM</strong></p>
<p>Analisis sistem sangat bergantung pada teori sistem umum sebagai sebuah landasan konseptual. Terdapat banyak pendekatan untuk analisis sistem dan pada dasarnya semuanya mempunyai tujuan yag sama, yaitu memahami sistem yang rumit kemudahan melakukan modifikasi dengan beberapa cara.</p>
<p>Hasil modifikasi dapat berupa subsistem baru, komponen baru atau serangkaian transforasi baru dan lain-lain. Tujuannya adalah untuk memperbaiki berbagai fungsi di dalam sistem agar lebih efisien, untuk mengubah sasaran system, untuk mengganti output, untuk mencapai tujuan yang sama dengan seperangkat input yang lain atau untuk melakukan beberapa perbaikan serupa.</p>
<p>Tahapan dalam menganalisis sistem:</p>
<p>a.  Definisikan masalahnya</p>
<p>Bagian sistem yang mana yang tidak memuaskan?. Apakah input telah mengalami perubahan bentuk, harga atau ketersediannya?. Apakah output kurang memuaskan?. Apa tujuan usaha analisis sistem?.</p>
<p>b.  Pahami sistem tersebut dan buat definisinya</p>
<p>Karena sistem mempunyai hirarki (terdapat subsistem di dalam yang lebih besar) dan saling berhubungan dengan lingkungannya, maka akan sulit untuk dapat merumuskan secara tepat apa saja komponen sistem yang sedang dipelajari. Tindakan ini selanjtnya dapat diperinci lebih lanjut dengan mengajukan beberapa pertanyaan berikut untuk mendapatkan pemahaman tentang sistem.</p>
<p>Apa yang menjadi variabel-variabel (komponen sistem)?</p>
<p>Bagaimana tiap variabel tersebut saling berhubungan dan juga dengan lingkungan?</p>
<p>Apa yang menjadi batasan sistem, yaitu di mana sistem akan berakhir serta apa rumusan perkembangannya?</p>
<ol>
<li>Alternatif apa saja yang tersedia untuk mencapai tujuan denganmemperhatikan modifikasi sistem tersebut?. Pilihan apa saja yang tersedia untuk memperbaiki sistem, berapa biayanya serta apakah hal tersebut dapat diterapkan?.</li>
</ol>
<p>d.  Pilih salah satu alternatif yang telah dirumuskan pada tahap sebelumnya.</p>
<p>e.  Terdapat alternatif tersebut.</p>
<ol>
<li>Jika memungkinkan harus mencoba mengevaluasikan dampak dari perbuatan yang telah dilakukan terhadap sistem.</li>
</ol>
<p><strong>10.  GLOBALISASI EKONOMI</strong></p>
<p>Pengaruh globalisasi ekonomi terhadap para pemain dalam permainan sistem:</p>
<p>Sistem informasi dan aplikasi computer harus diinternasionalkan</p>
<p>Kebanyakan sistem informasi pada akhirnya memerlukan konsolidasi informasi untuk analisis performa dan pembuatan keputusan</p>
<p><strong>a. </strong><strong>E-Commerce dan E-Business</strong></p>
<p>Sebagai akibat dari globalisasi dan meluasnya internet, bisnis berubah atau memperluas model bisnis untuk mengimplementasikan <em>electronic commerce</em> (<em>e-commerce</em>)/ perdagangan elektronik dan <em>electronic business </em>(<em>e-business</em>)/ bisnis elektronik. Internet secara fundamental mengubah aturan-aturan pelakasanaan bisnis.</p>
<ol>
<li>Pemasaran image, produk dan layanan perusahaan adalah bentuk sederhana aplikasi perdagangan elektronik. Web hanya digunakan untuk “memberikan informasi” kepada pelanggan mengenai produk, layanan, dan kebijakan.</li>
<li>Perdagangan elektronik<em> business to consumer </em>(B2C), bisnis ke konsumen mencoba untuk menawarkan saluran distribusi produk dan layanan tradisional yang baru dan berbasis web.</li>
<li>Perdagangan elektronik<em> business to business</em> (B2B), bentuk perdagangan elektronik yang kompleks dan pada akhirnya dapat berkembang menjai bisnis elektronik-pemrosesan yang lengkap, tanpa kertas, dan digital terhadap semua transaksi bisnis secara virtual yang muncul didalam dan diantara bisnis.</li>
</ol>
<p><strong>b. </strong><strong>Keamanan dan Privasi</strong></p>
<p><strong>c. </strong><strong>Kolaborasi dan Rekanan</strong></p>
<p>Kolaborasi dan rekanan adalah tren bisnis signifikan yang mempengaruhi aplikasi sistem informasi. Di dalam organisasi, maajemen menekankan perlunya menghancurkan dinding yang memisahkan departemen dan fungsi organisasi. Tren kolaborasi juga berkembang untuk melibatkan organisasi lain, kadang-kadang para pesaingnya juga. Organisasi memilih untuk berkolaborasi secara langsung sebagai rekan kerja dalam usaha bisnis yang masuk akal secara bisnis. Microsoft dan Oracle menjual sistem manajemen database yang kompetitif. Akan tetapi, Microsoft dan Oracle juga bekerja sama untuk memastikan bahwa apliaksi Oracle juga dapat dioperasikan pada database Microsoft.</p>
<p><strong>d. </strong><strong>Manajemen Aset Perusahaan</strong></p>
<p>Pengetahuan adalah hasil dari rangkaian bagaimana memproses data mentah menjadi informasi yang berguna. Sistem informasi mengumpulkan data mentah dengan meng-capture fakta bisnis (mengenai produk, karyawan, pelanggan, dan sejenisnya) dan memproses transaksi bisnis. Data dikombinasikan, difilter, diorganisasikan, dan dianalisa untuk menghasilkan informasi untuk membantu manajer merencanakan dan mengoperasionalkan bisnis. Pada akhirnya, informasi disaring oleh orang untuk menghasilkan knowledge/pengetahuan dan keahlian.</p>
<p><strong>e. </strong><strong>Continous Improvement dan Total Quality Management</strong></p>
<p>Sistem informasi mengotomatisasi dan mendukung proses bisnis. Dalam usaha terus-menerus memperbaiki proses bisnis.<strong> </strong><em>Continous Process Improvement</em> memeriksa proses bisnis untuk mengimplementasikan serangkaian perubahan/perbaikan. Perubahan ini dapat mengakibatkan terjadinya efisiensi/peningkatan keuntungan dan nilai. Seseorang yang menganalisa suatu sistem akan dipengaruhi oleh perbaikan proses yang berkesinambungan dalam medesain/ mengimplementasikan sistem untuk memfasilitasi perbaikan dan manajemen kualitas dalam sebuah bisnis.</p>
<p><strong>f. </strong><strong>Desain Ulang Proses Bisnis</strong></p>
<p>Banyak sistem informasi mendukung/mengotomatisasi proses bisnis. Banyak bisnis telah belajar bahwa proses-proses bisnis tersebut secara mencolok tidak efisien dan atau berbiaya besar. Banyak proses bisnis yang terlalu birokratis dan semua langkah mereka tidak benar-benar mengkontribusikan nilai ke bisnis. Sayangnya sistem informasi hanya mengotomatisasi banyak hal yang tidak efisien ini. Oleh karena itu dibutuhkan suatu desain ulang proses bisnis.</p>
<p><strong>g. </strong><strong>Aplikasi Enterprise</strong></p>
<p>Secara virtual, semua organisasi besar dan kecil, menssyaratkan satu set inti untuk melakukan bisnis. Seperti ditujukan pada gambar di bawah ini. Kebanyakan bisnis aplikasi inti terdiri dari manajemen financial, manajemen SDM, pemasaran dan penjualan, dan manajemen operasi (control inventaris dan/manufaktur). Saat ini aplikasi-aplikasi tersebut disatukan dalam satu aplikasi yang dikenal dengan nama aplikasi enterprise. Tren terhadap apliaksi enterprise ini secara signifikan berdampak pada analisis</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/wanabeauty.wordpress.com/41/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/wanabeauty.wordpress.com/41/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/wanabeauty.wordpress.com/41/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/wanabeauty.wordpress.com/41/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/wanabeauty.wordpress.com/41/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/wanabeauty.wordpress.com/41/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/wanabeauty.wordpress.com/41/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/wanabeauty.wordpress.com/41/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/wanabeauty.wordpress.com/41/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/wanabeauty.wordpress.com/41/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/wanabeauty.wordpress.com/41/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/wanabeauty.wordpress.com/41/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/wanabeauty.wordpress.com/41/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/wanabeauty.wordpress.com/41/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=wanabeauty.wordpress.com&amp;blog=5901222&amp;post=41&amp;subd=wanabeauty&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://wanabeauty.wordpress.com/2009/05/24/resume-bab-i-pendahuluan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/ef9329ce62dff5a1d31d5c1803a9e8b7?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">wanabeauty</media:title>
		</media:content>
	</item>
	</channel>
</rss>
