Arsip untuk Mei, 2009|Halaman arsip bulanan
Hubungan antar Entitas Penjualan
Dalam tahap penyusunan suatu sistem kita perlu membuat hubungan antar relasi atau hubungan antar entitas suatu tabel.
Berikut ini adalah contoh hubungan antar relasi penjualan silahkan download disini
ENTITAS DAN ATRIBUT SISTEM PENJUALAN DAN PEMBELIAN
Judul Project Akhir
APLIKASI SISTEM INFORMASI PENJUALAN DAN PEMBELIAN
PADA CV. KARYA BANGUN WAHANA
TANGERANG
FASE I :
INFORMASI UMUM PERUSAHAAN
CV. Karya Bangun Wahana adalah salah perusahaan percetakkan yang ada di Tangerang dan memiliki tempat usaha sebagai tempat percetakkan yang beralamat di Jalan KH. Hasyim Ashari No.79 Kota Tangerang dan kantor sebagai tempat pengelolaan manajemen, adminstrasi, dan keuangan yang berlokasi di Jalan Anjelin II Blok B31 No. 16, Pondok Indah, Kel. Kota Bumi, Kec. Pasar Kemis, Kab. Tangerang. CV. Karya Bangun Wahana telah memiliki ijin usaha dari Kepada Dinas Perindustrian, perdagangan, dan pemberdayaan dunia usaha Kota Tangerang dengan SIUP Nomor 0783/PK/VII/2008 Tanggal 07 Juli 2008 dan telah terdaftar di Kantor Pelayanan Pajak Tangerang dengan Nomor NPWP 02.038.650.4-416.000. Selain itu CV. Karya Bangun Wahana memiliki Modal Kerja dengan surat dukungan keuangan dari Bank Jabar dengan No. 555/Tng-Pms/2009 dengan nilai Rp. 400.000.000 dan memiliki dua rekening yang dimanfaatkan sebagai Rekening Penampung di Bank Jabar dengan Nomor Rekening 012.001.006.1202 dan Rekening Operasional di Bank BCA.
CV. Karya Bangun Wahana merupakan perusahaan percetakkan yang menggunakan metode harga pokok pesanan (Job Order Costing) dan memiliki bidang pekerjaan meliputi pengadaan ATK, pengadaan percetakkan, pengadaan komputer, dan notebook.
Baca selebihnya »
Asumsi Peranan Menganalisis Sistem
BAB I
ASUMSI PERANAN MENGANALISIS SISTEM
TOPIK PEMBAHASAN ANTARA LAIN :
Sistem Informasi
- Fase Analisa dan Perancangan
- Perlisa dan Perancangan
- baikan Sistem
- Tool CASE
- Metodologi Alternatif
Informasi
Informasi adalah sebuah sumber organisasi di mana harus diatur secara baik seperti sumber daya lainnya. Biaya informasi dihubungkan dengan proses informasi tersebut. Proses informasi harus diatur untuk mendapatkan keunggulan potensial informasi.
Kategori
Ada delapan kategori dalam sistem informasi, yaitu:
- Transactions Processing System (TPS)
- Office Outomation System (OAS)
- Knowledge Work System (KWS)
- Management Information System (MIS)
- Decision Support System (DSS)
- Expert System (ES)
- Group Decision Support System (GDSS)
- Executive Support System (ESS)
Teknologi Baru
Teknologi baru diintegrasikan dengan sistem tradisional. Contohnya:
- E-Commerce menggunakan Web untuk melakukan transaksi bisnis
- Enterprise Resource Planning (ERP), mengintegrasikan banyak sistem informasi yang berbeda dalam suatu perusahaan
- Peralatan wireless and handheld, termasuk mobile commerce (mcommerce)
- Open source software
Keuntungan Menggunakan Web
Keuntungan menggunakan web antara lain:
- Meningkatkan kepedulian terhadap ketersediaan layanan, produk, orang atau group
- 24 jam akses users
- Desain interface standard
- Menciptakan sistem global
ANALISA DAN PERANCANGAN SISTEM
Analisa dan perancangan sistem adalah sebuah pendekatan sistematik untuk mengidentifikasi masalah, kesempatan, tujuan, analisa aliran informasi organisasi, dan merancang sistem informasi terkomputer untuk menyelesaikan sebuah masalah.
Analisa Sistem
Analisa sistem berfungsi sebagai:
- Konsultan bisnis
- Men-support para expert dalam bisnis
- Agen perubahan
Analisa sistem adalah problem solvers, dan membutuhkan keahlian komunikasi. Analisa sistem harus beretika dengan user dan konsumen.
SIKLUS HIDUP PENGEMBANGAN SISTEM
Siklus hidup pengembangan sistem adalah sebuah pendekatan sistem untuk menyelesaikan masalah bisnis. Siklus hidup pengembangan sistem terdiri dari 7 fase dan setiap fase mempunyai aktifitas yang unik. fase-fase tersebut antara lain sebagai berikut :
Baca selebihnya »
ANALISIS DAN SISTEM INFORMASI
1. KONSEP DASAR SISTEM
Ada dua pendekatan yang digunakan untuk mendefinisikan sebuah system, yaitu dengan pendekatan :
- Prosedur ‘’ Suatu system adalah jaringan kerja dati prosedur-prosedur yang saling berhubungan, berkumpul bersama-sama untuk melakukan suatu keinginan untuk menyelesaikan suatu sasaran tertentu”.
- Prosedur adalah “ Rangkaian operasi klerikal (tulis menulis), yang melibatkan beberapa orang dalam satu/lebih departemen yang digunakan untuk menjamin penanganan yang beragam dari transaksi-transaksi bisnis yang terjadi serta untuk menyelesaikan suatu kegiatan tertentu”.
Urutan kegiatan digunakan untuk menjelaskan apa (what) yang harus dikerjakan, siapa (who) yang mengerjakannya, kapan (when) dikerjakan dan bagaimana (how) mengerjakannya.
Kedua defenisi tersebut benar dan tidak saling bertentangan, yang berbeda adalah cara pendekatannya. Pendekatan system yang merupakan kumpulan elemen-elemen/ komponen-komponen/ subsistem-subsistem merupakan defenisi yang lebih luas. Misalnya system akuntansi yang dapat terdiri dari beberapa subsistem-subsistem, yaitu subsistem akuntansi penjualan, subsistem akuntansi pembelian, subsistem akuntansi penggajian, subsistem akuntansi biaya, dan sebagainya.
2. KARAKTERISTIK SISTEM
Suatu system mempunyai karakteristik atau sigat-sifat yang tertentu, yaitu :
- Komponen-komponen (Components)
Terdiri dari sejumlah komponen yang saling berinteraksi, dan bekerja sama membentuk satu kesatuan. Komponen-komponen terdiri beberapa subsistem atau sub bagian, dimana setiap subsistem tersebut memiliki fungsi khusus dan akan mempengaruhi proses system secara keseluruhan.
- Masukan ( Input)
Energy yang dimasukkan kedalam system, masukan dapat berupa masukan perawatan (maintenance input) dan masukan sinyal (signal input). Contoh didalam system komputer masukan perawatan adalah program, masukan sinyal adalah data.
- Keluaran (Output)
Hasil dari energy yang diolah dan diklasifikasikan menjadi keluaran yang berguna dan sisa pembuangan. Contoh untuk system Komputer, panas yang dihasilkan adalah sisa pembuangan sedangkan informasi adalah keluaran yang berguna.
- Pengolah (Process)
Suatu system dapat mempunyai suatu bagian pengolah yang akan merubah masukan menjadi keluaran. Contoh: sistem akuntansi akan mengolah data-data transaksi menjadi laporan-laporan keuangan dan laporan-laporan lain yang dibutuhkan manajemen.
- Sasaran (Objectives) atau tujuan (Goal)
Suatu system pasti mempunyai tujuan/ sasaran. Sasaran dari system sangat menentukan sekali masukan yang dibutuhkan system dan keluaran yang akan menghasilkan system. Goal meluputi ruang lingkup yang luas, sedangkan objectives meluputi ruang lingkup sempit.
Baca selebihnya »
Tinggalkan sebuah Komentar









